Bupati Subandi Turun ke Desa, Pastikan Bantuan Kursi Roda dan Layanan Warga Tepat Sasaran

Bupati Subandi Turun ke Desa, Pastikan Bantuan Kursi Roda dan Layanan Warga Tepat Sasaran
Bupati Subandi Turun ke Desa, Pastikan Bantuan Kursi Roda dan Layanan Warga Tepat Sasaran

HALOPOS.ID \ SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Subandi kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sosial dan layanan kesehatan benar-benar diterima warga yang membutuhkan. Sabtu (25/4/2026), ia menyisir sejumlah desa di Kecamatan Sukodono guna menyalurkan bantuan kursi roda sekaligus mengidentifikasi kebutuhan warga rentan secara langsung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan setiap intervensi sosial berjalan tepat sasaran, tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga menyentuh persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

Kunjungan pertama dilakukan di Desa Masangan Kulon. Di lokasi ini, Subandi menyerahkan kursi roda kepada Moana (70), warga yang mengalami patah tulang punggung serta cedera pada tulang ekor sehingga mengalami keterbatasan mobilitas.

Tak hanya itu, rumah Moana yang berada di kawasan rawan banjir juga menjadi perhatian. Subandi memastikan rumah tersebut akan mendapat penanganan dengan peninggian lantai agar lebih aman dan layak dihuni.

“Kita tidak hanya memberi bantuan kursi roda, tapi juga memastikan tempat tinggalnya layak. Rumahnya rawan banjir, nanti kita tinggikan agar lebih aman dan nyaman,” ujar Subandi.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Desa Kebonagung. Di sana, bantuan kursi roda diberikan kepada Anindita (10), seorang anak yang menderita polio dan pengecilan otak.

Melihat kondisi tersebut, Subandi langsung meminta puskesmas pembantu setempat untuk melakukan kunjungan rutin setiap pekan agar kondisi kesehatan Anindita terus terpantau dan penanganannya tidak terputus.

“Anak ini butuh perhatian khusus. Saya minta puskesmas pembantu rutin visite seminggu sekali, agar kondisi kesehatannya terus terpantau,” tegasnya.

Ia juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap kuat dalam mendampingi proses perawatan sang anak.

“Semoga orang tua diberi kesabaran dan kekuatan. Tujuan visite ini agar kita sama-sama menjaga. Pemerintah kabupaten harus hadir dan melihat langsung situasi di lapangan,” tambahnya.

Sidak kemudian berlanjut ke Desa Pedemonegoro. Di rumah Legimah (60), warga yang sudah hampir 1,5 tahun tidak bisa berjalan, Subandi kembali menyerahkan bantuan kursi roda.

Dalam kesempatan itu, ia meminta perhatian serius dari pemerintah desa serta dinas terkait agar seluruh kebutuhan dasar Legimah terpenuhi, mulai dari makanan, pengobatan hingga kondisi tempat tinggal.

“Saya minta kepala desa dan dinas terkait memastikan semua bantuan terpenuhi, mulai dari makanan, pengobatan, sampai kondisi rumah. Kalau ada yang perlu diperbaiki, segera diusulkan dan dikerjakan,” katanya.

Kunjungan terakhir dilakukan di Dusun Jebug, Desa Cangkringsari. Di lokasi ini, Subandi menemui Rizalul Muttaqin (12), anak yang menderita cerebral palsy sejak lahir.

Menurutnya, anak-anak dengan kebutuhan khusus seperti Rizal harus mendapat pendampingan berkelanjutan agar kualitas hidup mereka dapat terus ditingkatkan.

“Kita harus hadir untuk anak-anak seperti Rizal. Penanganannya harus berkelanjutan, tidak boleh terputus. Pemerintah akan terus mendampingi sesuai kebutuhan yang ada,” ungkapnya.

Selain menyalurkan bantuan kursi roda, Bupati Subandi juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam setiap kunjungan, ia didampingi Kepala Dinas Sosial, Camat Sukodono, serta kepala desa setempat. Kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi langkah penting agar persoalan warga bisa segera ditangani tanpa harus menunggu laporan administratif.

Ia menegaskan, kegiatan sidak sosial seperti ini akan terus menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk komitmen pelayanan publik yang responsif dan menyentuh langsung masyarakat.

“Kami rutin turun ke lapangan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar terlayani. Pemerintah harus hadir, tidak hanya menunggu laporan,” pungkasnya.

Laporan : Sapto J