Peringati Hari Kartini, Wabup Sidoarjo Gelar Jumat Berkah di Dusun Terpencil Kepetingan

Peringati Hari Kartini, Wabup Sidoarjo Gelar Jumat Berkah di Dusun Terpencil Kepetingan
Peringati Hari Kartini, Wabup Sidoarjo Gelar Jumat Berkah di Dusun Terpencil Kepetingan

HALOPOS.ID\SIDOARJO – Peringatan Hari Kartini dimaknai dengan cara berbeda oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Jumat (24/4/2026), ia memilih turun langsung ke wilayah terpencil Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, untuk menggelar kegiatan bakti sosial Jumat Berkah sekaligus menyerap aspirasi warga setempat.

Perjalanan menuju dusun yang berada di kawasan pesisir itu tidak mudah. Rombongan harus menempuh jalur perairan menggunakan perahu kayu lantaran akses darat menuju lokasi masih sangat terbatas dan sulit dilalui.

Setibanya di lokasi, Mimik menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sebagian besar masih berada dalam kategori prasejahtera. Berdasarkan data perangkat desa, Dusun Kepetingan dihuni sekitar 110 jiwa, mayoritas bekerja sebagai nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi harus menjadi pengingat untuk melanjutkan perjuangan perempuan melalui peran nyata di tengah keluarga dan masyarakat.

“Bertepatan dengan Hari Kartini, kita harus melanjutkan cita-cita para perempuan hebat, para ibu yang telah melahirkan generasi, menjadi istri yang baik, hingga menjadi nenek yang membesarkan anak cucu yang sehat dan sukses,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus memberi perhatian serius terhadap kawasan terpencil seperti Dusun Kepetingan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur, bantuan sosial seperti BLT dan Program Keluarga Harapan (PKH), hingga jaminan layanan kesehatan melalui BPJS.

Menurut Mimik, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama karena berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses dan fasilitas yang memadai, warga di wilayah terpencil akan lebih mudah meningkatkan taraf hidup mereka.

“Kalau infrastrukturnya baik, roda ekonomi masyarakat juga akan bergerak lebih cepat. Pemerataan pembangunan harus benar-benar dirasakan hingga pelosok desa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mimik juga menanyakan perkembangan realisasi anggaran pavingisasi jalan desa kepada Kepala Dusun Kepetingan, Edi Iswanto. Namun, Edi menjelaskan bahwa anggaran tersebut belum dapat direalisasikan karena saat ini jabatan kepala desa masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Edi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap wilayahnya. Ia menjelaskan, Dusun Kepetingan merupakan wilayah paling timur Desa Sawohan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai menuju laut.

“Selama ini akses utama warga masih melalui jalur sungai. Akses darat belum memadai untuk dilalui, sehingga kami sangat berharap pembangunan infrastruktur bisa segera dipercepat,” ungkapnya.

Selain meninjau langsung kondisi wilayah, Mimik juga membagikan 300 nasi bungkus kepada masyarakat dan para siswa sekolah setempat. Ia juga berdialog langsung dengan warga, khususnya para lansia dan perempuan, untuk mendengarkan kebutuhan serta keluhan mereka.

Dalam pesannya, Mimik mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong sebagai modal utama membangun desa.

“Yang terpenting masyarakat Dusun Kepetingan tetap guyub rukun, saling membantu, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Peringatan Hari Kartini di Dusun Kepetingan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah terpencil. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap, percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh warga, tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tinggal di pelosok pesisir.

Laporan : Sapto Jumadi