HALOPOS.ID/JEMBER – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember kembali menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas pelajar. Kegiatan tersebut berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di lingkungan Pondok Pesantren Al-Qodiri serta Aula Graha Wiyata Dispendik Jember.
Sebanyak 310 peserta dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Para siswa berkompetisi dalam tujuh cabang lomba seni dan sastra yang menjadi bagian dari program pengembangan karakter dan potensi pelajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, menegaskan bahwa FLS3N bukan hanya sekadar perlombaan untuk mencari juara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus menunjukkan kemampuan di bidang seni dan budaya.
“FLS3N menjadi wadah aktualisasi diri bagi para siswa. Mereka tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu menampilkan kreativitas, seni, dan budaya yang dimiliki,” ujar Arief saat membuka kegiatan, Senin (18/5/2026).
Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi muda Jember yang tidak hanya berprestasi di bidang pelajaran sekolah, namun juga memiliki kepekaan seni serta kemampuan berkarya.
Menurut Arief, para peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mulai dari seni tari, musik, sastra, hingga karya visual yang inspiratif dan bernilai positif.
Selain itu, Arief juga mengingatkan dewan juri agar melakukan penilaian secara objektif, profesional, dan adil demi menghasilkan perwakilan terbaik Kabupaten Jember di tingkat selanjutnya.
“Pilih peserta terbaik secara fair agar nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan FLS3N sebagai pengalaman belajar dan sarana membangun relasi antarpelajar.
“Menang dan kalah adalah bagian dari proses. Yang paling penting adalah keberanian untuk tampil dan menunjukkan kreativitas sebagai pelajar Jember,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Pelayanan SD Dinas Pendidikan Jember, Muhammad Irfan Zainul Amin, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang tampil merupakan hasil seleksi dari masing-masing kecamatan.
Pihaknya berharap melalui FLS3N tingkat kabupaten ini dapat ditemukan talenta-talenta terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Jember pada ajang FLS3N tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Kami ingin mendapatkan bibit unggul dari Kabupaten Jember. Nantinya mereka akan dibina kembali agar lebih siap menghadapi kompetisi tingkat provinsi,” pungkasnya.
Laporan : Bagus






















