Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jatim di Jember Bangkitkan Ekonomi Lokal

Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jatim di Jember Bangkitkan Ekonomi Lokal
Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jatim di Jember Bangkitkan Ekonomi Lokal

HALOPOS.ID/JEMBER – Antusiasme masyarakat terlihat membludak saat Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jawa Timur resmi dibuka di Alun-Alun Jember, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tahunan yang digelar selama tiga hari tersebut menjadi magnet bagi warga dan pelaku usaha lokal.

Pembukaan festival dilakukan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Jember, Ahmad Imam Fauzi. Dalam sambutannya, ia menegaskan kopi, tembakau, dan UMKM memiliki keterkaitan kuat dengan kehidupan sosial masyarakat.

Menurut Fauzi, budaya ngopi dan berkumpul di warung telah lama menjadi ruang lahirnya berbagai ide, gagasan, hingga semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

“Dari kopi, tembakau, dan warung sering muncul pemikiran besar yang membawa semangat kebersamaan,” ujarnya saat membuka acara.

Ia juga menyebut keberadaan festival tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, memberikan dukungan penuh agar kegiatan serupa terus berkembang di masa mendatang.

“Festival ini menjadi salah satu cara menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas peluang UMKM lokal,” katanya.

Sementara itu, Ketua MAKI sekaligus penyelenggara festival, Heru Subagio, menjelaskan pemilihan Alun-Alun Jember sebagai lokasi acara bertujuan agar festival lebih mudah diakses masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kami ingin acara ini benar-benar dekat dengan warga, sehingga alun-alun menjadi pilihan paling tepat,” ungkap Heru.

Ia juga menepis anggapan bahwa jadwal festival sengaja dibuat berbarengan dengan Karnaval SCTV. Menurutnya, agenda kegiatan telah disusun jauh hari sebelum pelaksanaan.

Dalam festival tersebut, sekitar 40 stan UMKM turut meramaikan acara dengan menghadirkan berbagai produk unggulan lokal. Para pelaku UMKM mendapatkan fasilitas stan secara cuma-cuma sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil di Jember.

“Stand untuk UMKM disediakan gratis. Hanya stan dari dinas provinsi maupun kabupaten yang tidak gratis,” pungkasnya.

Laporan : Bagus