SUMSEL  

SMA Negeri di Sumsel Pungut Biaya Komite, Orang Tua Binggung

Ilustrasi
Ilustrasi

PALEMBANG – Di saat kondisi pandemi COVID-19 saat ini, membuat sejumlah orang tua siswa khususnya jenjang SMA Negeri terpukul, betapa tidak di Tahun ajaran baru 2021/2022 SMA Negeri di Sumatera Selatan justru meminta sumbangan komite mencapai Rp 8 juta kepada tiap siswa, yang disebut untuk kebutuhan biaya pembangunan sekolah dan seragam siswa. 

Keluhan ini pun disampaikan beberapa orang tua siswa di Palembang. Salah satu orang tua mengaku, lewat sumbangan komite di salah satu SMA Negeri di Palembang dirinya dipinta uang sumbangan bangunan Rp5,5 juta dan seragam sekolah Rp2,8 juta.

“Sekarang kan kondisi sedang pandemi, tidak semua orang mampu memenuhi sumbangan dengan besaran seperti itu, kita juga sudah sampaikan keberatan melalui rapat komite tetapi tidak mendapatkan respon,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Riza Fahlevi mengingatkan kepada orang tua siswa bahwa sumbangan komite itu bukan suatu kewajiban. “Silahkan saja ajukan keberatan kalau tidak mampu, atau bisa pilih sekolah lain,” cetusnya.

“Kan tidak seluruh orang tua siswa itu tidak mampu, jadi kalau tidak mampu sampaikan saja keberatan jangan mempengaruhi orang tua lainnya. Kita Pemerintah ini tentu tidak sanggup menanggung biaya seluruh siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar orang tua siswa yang merasa tidak mampu membayar sumbangan komite untuk tidak mempengaruhi orang tua lainnya.