SUMSEL  

Pertahankan Kearifan Lokal, Herman Deru Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan di Sungai Rawas

Gubernur Sumsel, Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan Penebaran  puluhan ribu benih  ikan jelawat dan ikan nilam di aliran Sungai Rawas Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (29/6/2021). 
Gubernur Sumsel, Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan Penebaran  puluhan ribu benih  ikan jelawat dan ikan nilam di aliran Sungai Rawas Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (29/6/2021). 

MURATARA  – Usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muratara dalam rangka peringatan hari jadi Muaratara ke-8, Gubernur Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan Penebaran  puluhan ribu benih  ikan jelawat dan ikan nilam di aliran Sungai Rawas Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (29/6/2021). 

Dengan didampingi Wabup Kabupaten Muratara, Inayatullah beserta Forkopimda Muratara dan tamu undangan lainnya seperti Bupati Dharmasraya (Sumbar), Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga  selaku  Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Menebar 20 ribu ekor ikan Jelawat dan 50 ribu ekor jenis ikan Nilam.

Saat dibincangi disela-sela penebaran benih ikan ini, Gubernur Herman Deru mengaku bangga dengan adanya kegiatan tabur benih ikan di aliran sungai Rupit tersebut. Selain manfaatnya bisa berdampak dengan ekonomi warga sekitar juga bernilai luhur sebagai bagian dari cara dalam pempertahankan kearifan lokal di  Sumsel.

“Kita hari ini menabur benih ikan di sungai Rawas ditemani oleh Ketua APSI. Kenapa kita bangga bisa menunjukan bagaimana cara kita mempertahankan kearifan lokal,” ungkapnya.

Menurut Herman Deru dalam mempertahankan kearifan lokal bukan hanya dalam hal  pakaian atau adat istiadat  saja melainkan juga melalui jenis-jenis makanan khas.

“Inikan ikan jelawat yang ditabur yang merupakan  jenis ikan asli dari sungai ini yang mempunyai sejarah tinggi,” ucapnya.

Penaburan benih ikan ini juga, lanjut Herman Deru bertepatan dengan HUT Kabupaten Muratara ke 8 tahun, dan dia harap masyarakat Kabupaten Muratara tetap  mempertahankan kondisi sungai sebagai habitat ikan.

“Di HUT ke 8 tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Muratara, Kegiatan kita ini menunjukan  bawa kearifan lokal tetap terpelihara dengan baik. Kita harus maju tapi kita tidak boleh meninggalkan adat budaya kita,” tutupnya.