SUMSEL  

Kemenag Sumsel Gelar Apresiasi Inovasi Layanan Publik 

Kakan Kemenag Sumsel, Muchlisudin saat usai menggelar Apresiasi Layanan Publik Satker dan KUA Lingkungan Kemenag Sumsel di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Senin (21/6/2021). 
Kakan Kemenag Sumsel, Muchlisudin saat usai menggelar Apresiasi Layanan Publik Satker dan KUA Lingkungan Kemenag Sumsel di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Senin (21/6/2021). 

PALEMBANG – Subbag Umum dan Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Apresiasi Layanan Publik Satker dan KUA Lingkungan Kemenag Sumsel di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Senin (21/6/2021). 

Kasubbag Umum dan Humas, Saefudin menuturkan, apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan terhadap inovasi yang dilakukan satuan kerja (Satker) baik Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan madrasah maupun Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di bidang layanan publik. Menurutnya, penilaian layanan publik Satker dan KUA telah dilakukan pada tahun 2020 melalui monitoring dan evaluasi serta supervisi oleh tim Subbag Umum dan Humas. Adapun sasaran penilaian adalah 17 Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kankemenag Kabupaten/Kota, 232 KUA, 94 madrasah se-Sumsel dengan rincian 37 MIN, 35 MTSN, dan 22 MAN.

“Selain penilaian layanan publik, kita juga melakukan penilaian publikasi pemberitaan pada Bidang dan Pembimas Kanwil, pemberitaan pengawasan dan haji bagi Kankemenag Kabupaten/Kota, serta pemberitaan pengawasan bagi madrasah negeri,” jelas Saefudin.

Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin mengucapkan selamat kepada Satker dan KUA yang telah menerima penghargaan. Dia berharap, award ini mampu memotivasi aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Baik pelayanan sesama internal Kemenag maupun pelayanan terhadap masyarakat umum.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman Sumsel atas kehadirannya dan bantuannya selama ini dalam memberikan pendampingan kepada Kanwil Kemenag Sumsel dalam peningkatan kualitas layanan publik,” tutur Mukhlisuddin.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag RI H. Yayat Supriyadi M.Si dalam arahannya menuturkan, ASN Kemenag dituntut memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin, serta selalu melakukan inovasi dalam menjalankan tugas. ASN Kemenag juga harus kreatif, inovatif, dan solutif sehingga dapat mengatasi segala kendala dan hambatan yang dihadapi. Dia juga meminta agar dilakukan percepatan dan inovasi dalam layanan publik, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Semoga dapat menjadi penyemangat kita dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kemenag sendiri memiliki sejumlah program prioritas, yaitu penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital untuk layanan publik dan kinerja aparatur, Revitalisasi KUA sebagai etalase layanan keagamaan, Kemandirian Pesantren agar pesantren memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, Cyber Islamic University untuk memberikan akses pendidikan berkualitas dan merata, serta Religiosity Index sebagai alat ukur untuk menjadikan Indonesia sebagai barometer kualitas ukhuwah islamiyah, wathoniyah dan basyariyah. Mari kita implementasikan program-program prioritas ini,” ajak Yayat Supriyadi.

Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Rahmah Awaliah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut Rahmah, Ombudsman memang mendorong lembaga dan instansi pemerintah, untuk melakukan penilaian mandiri terhadap satuan kerja di bawahnya.

“Kami sangat mengapresiasi penilaian mandiri yang dilakukan Kanwil Kemenag Sumsel terkait layanan publik. Kami berharap, hal-hal seperti ini juga dilakukan instansi-instansi pemerintah lainnya,” tutur Rahmah.