HALOPOS.ID/JEMBER— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan mengembangkan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat yang selama ini harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik di wilayah dengan kondisi geografis luas dan beragam.
Gus Fawait mengungkapkan, pembangunan MPP Mini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pinggiran yang memerlukan waktu hingga berjam-jam untuk mengakses layanan di pusat pemerintahan.
“Jember adalah kabupaten besar, penduduknya ada di pegunungan, pinggir kebun, pinggir pantai dan juga di perkotaan. Mereka sama-sama punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik,” katanya.
Ia menegaskan, tidak boleh ada perbedaan pelayanan antara warga di perkotaan dan perdesaan.
“Tidak boleh ada perbedaan antara perkotaan dan perdesaan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember menempatkan MPP Mini di sejumlah titik strategis yang mewakili wilayah dengan akses terjauh dari pusat kota, yaitu:
1. Kecamatan Jombang (wilayah barat selatan);
2. Kecamatan Tanggul (wilayah barat utara);
3. Kecamatan Mayang (wilayah timur selatan);
4. Wilayah utara (dalam proses, direncanakan di sekitar Kalisat).
Gus Fawait menjelaskan, pemilihan lokasi mempertimbangkan waktu tempuh masyarakat menuju pusat kota yang bisa mencapai satu hingga dua jam.
“Kita tahu bahwa jarak kecamatan Jombang dan tengah kota ini bisa waktu sejam sampai dua jam,” katanya.
Melalui MPP Mini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa harus datang ke pusat kota.
Layanan tersebut mencakup perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan sosial.
“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses pelayanan yang biasanya harus ke kota, hari ini bisa diurus di MPP Mini,” ujarnya.
Ia menyebut, fungsi layanan yang sebelumnya hanya tersedia di kantor pusat kini mulai diperluas ke tingkat kecamatan melalui konsep Pemkab Mini tersebut.
“Kalau dulu mencetaknya di kecamatan, hari ini akan ditambahi lagi fungsi yang ada di MPP Mini,” ucapnya.
Program ini juga diarahkan untuk memangkas beban waktu dan biaya masyarakat dalam mengurus kebutuhan administrasi.
“Masyarakat Jember tidak perlu mencari sampai ke Kota Jember, cukup ada di wilayah-wilayah yang sudah kita siapkan,” katanya.
Saat ini, Pemkab Jember terus mempercepat penyelesaian pembangunan dan persiapan operasional MPP Mini, termasuk di wilayah utara yang masih dalam tahap proses.
Laporan : Bagus Supriadi



















