Para Kiai hingga Tokoh Agama di Jember Dapat Layanan Homecare, Periksa Kesehatan Cukup di Rumah

Para Kiai hingga Tokoh Agama di Jember Dapat Layanan Homecare, Periksa Kesehatan Cukup di Rumah
Para Kiai hingga Tokoh Agama di Jember Dapat Layanan Homecare, Periksa Kesehatan Cukup di Rumah

HALOPOS.ID/JEMBER– Layanan kesehatan jemput bola homecare Pemerintah Kabupaten Jember terus dikembangkan untuk menjangkau para kiai dan tokoh agama. Melalui program ini, pemeriksaan medis diberikan secara langsung ke kediaman penerima layanan, termasuk pengasuh pondok pesantren di wilayah Jember.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, KH Abdul Hakim, menjadi salah satu kiai yang mendapatkan kunjungan tim medis Pemkab Jember. Kehadiran layanan kesehatan tersebut mendapat sambutan baik karena memudahkan tokoh agama dalam memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Usai menjalani pemeriksaan, kondisi fisik KH Abdul Hakim dinyatakan prima. Ia menilai pemeriksaan rutin merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan menunjang aktivitas sehari-hari.

“Kontrol kesehatan secara rutin itu vital. Langkah Gus Bupati menghadirkan layanan langsung ke masyarakat ini sangat tepat dan menjawab kebutuhan warga,” ungkap KH Abdul Hakim.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitashomecare yang disediakan Pemkab Jember agar pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Kepala Diskominfo Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa perluasan layanan homecare bertujuan mendekatkan akses medis kepada para pimpinan lintas agama dan tokoh masyarakat.

Pemkab Jember turut menyiapkan skema fast track atau jalur cepat bagi tokoh agama yang memerlukan penanganan darurat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat akses layanan kesehatan sesuai kebutuhan pasien.

“Jika ada keluhan kesehatan, para tokoh bisa langsung berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk penanganan di rumah atau penanganan tingkat lanjutan di RSD dr. Soebandi,” terang Helmi.

Dengan layanan ini, kiai dan tokoh agama di Kabupaten Jember dapat memperoleh pendampingan medis melalui koordinasi bersama puskesmas, baik untuk penanganan di rumah maupun rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.

Pemkab Jember menargetkan cakupan program homecare mencapai 25.000 penerima manfaat secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Perluasan layanan kesehatan bagi kiai dan tokoh agama ini diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran mereka dalam menjalankan peran pembinaan umat dan kehidupan sosial masyarakat.

Program homecare menjadi salah satu langkah Pemkab Jember dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, termasuk bagi para kiai dan pengasuh pesantren di berbagai wilayah Jember.

Laporan : Bagus