Tembus Medan Terjal di Pelosok Jember Demi Program Homecare, Gus Fawait Pastikan Warga Terlayani

Tembus Medan Terjal di Pelosok Jember Demi Program Homecare, Gus Fawait Pastikan Warga Terlayani
Tembus Medan Terjal di Pelosok Jember Demi Program Homecare, Gus Fawait Pastikan Warga Terlayani

HALOPOS.ID/JEMBER – Keterbatasan akses tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Prinsip itulah yang terlihat ketika Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait bersama Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mendatangi rumah warga di Dusun Sumberbulus, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Minggu (18/10/2026).

Untuk menjangkau lokasi tersebut, rombongan harus menggunakan sepeda motor karena medan yang dilalui cukup terjal. Gus Fawait dan Kawendra bahkan ikut mengendarai sepeda motor bersama rombongan untuk menemui warga secara langsung.

Kunjungan melalui program homecare tersebut menyasar tiga warga lanjut usia, yakni Suri (68), Suna (68), dan Sugito (69). Mereka mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat.

Bagi Gus Fawait, pelayanan publik tidak cukup hanya tersedia di fasilitas kesehatan. Pemerintah juga perlu memastikan warga yang memiliki keterbatasan akses tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang dibutuhkan.

Ia mengatakan, program homecare merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam melanjutkan amanah Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat.

Gus Fawait juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas di tengah tantangan medan dan akses menuju rumah warga.

Menurutnya, dedikasi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis sulit.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Jember.

Gus Fawait berharap masyarakat semakin memahami akses pelayanan kesehatan yang tersedia, baik melalui puskesmas maupun rumah sakit, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Langkah jemput bola ini menjadi penting agar masyarakat, khususnya warga lanjut usia dan mereka yang menghadapi keterbatasan akses, mengetahui layanan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan penanganan medis.

Melalui pendekatan langsung, pemerintah juga dapat melihat persoalan yang dihadapi masyarakat di luar urusan kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menemukan kondisi sejumlah rumah warga yang dinilai tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan. Persoalan itu kemudian menjadi perhatian dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian mengapresiasi langkah Gus Fawait yang turun langsung menemui masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin perlu memahami kondisi warga dengan melihat dan merasakan langsung persoalan di lapangan.

“Pemimpin itu harus langsung merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Hari ini saya melihat bagaimana Gus Fawait berjuang untuk merasakan denyut nadi itu dan langsung datang ke tempatnya,” ujar Kawendra.

Ia menilai, kunjungan tersebut tidak hanya memberikan gambaran mengenai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperlihatkan persoalan sosial lain yang memerlukan perhatian bersama.

Salah satunya adalah kondisi rumah warga yang membutuhkan perbaikan agar dapat ditempati secara lebih layak.

Kawendra menyatakan akan mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), untuk mengupayakan bantuan renovasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi warga yang memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Gus Fawait menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi dengan wakil rakyat di DPR RI dibutuhkan untuk membantu menangani persoalan masyarakat, termasuk kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni.

Medan yang terjal menuju Dusun Sumberbulus juga menjadi perhatian Kawendra. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan meskipun harus menghadapi tantangan perjalanan.

“Medannya tidak mudah, terjal ke sini. Tapi semakin terjal, saya yakin pahalanya semakin banyak. Kita doakan para nakes semuanya sehat dan teguh dalam berjuang. Ini jadi jariah kita semua, insyaallah balasannya jauh lebih berlimpah,” tuturnya.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa tantangan pelayanan di wilayah dengan akses sulit membutuhkan upaya bersama. Tidak hanya tenaga kesehatan yang harus menjangkau masyarakat, tetapi juga pemerintah perlu memastikan informasi layanan dan dukungan sosial dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.

Melalui program homecare dan koordinasi lintas pemerintahan, Pemkab Jember berupaya mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Harapannya, kondisi geografis tidak menjadi alasan bagi warga untuk tertinggal dalam memperoleh akses kesehatan dan perhatian terhadap kebutuhan tempat tinggal yang layak.

Laporan : Bagus