HALOPOS.ID|PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat langkah penanganan banjir melalui percepatan revitalisasi Sungai Bendung. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Progres dan Penyelesaian Kendala Pengendalian Banjir Sungai Bendung yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Palembang, Drs. Kgs. H. Sulaiman Amin, di Ruang Rapat Musi Bapperida, Senin (20/07).
Rapat tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan revitalisasi Sungai Bendung yang akan dikerjakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII. Turut hadir dalam pertemuan itu perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Camat Ilir Timur I, Camat Ilir Timur III, Camat Kemuning, serta para lurah di wilayah terdampak.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Palembang, Drs. Kgs. H. Sulaiman Amin, mengatakan rapat koordinasi difokuskan untuk membahas perkembangan persiapan proyek sekaligus menyelesaikan berbagai kendala yang masih dihadapi, termasuk persoalan administrasi dan pendataan di lapangan.
“Dalam proses ini, kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk BPN. Kami juga mendapat dukungan penuh dari para camat dan lurah agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Sulaiman Amin.
Ia menegaskan, keberhasilan program revitalisasi Sungai Bendung tidak hanya bergantung pada sinergi antarinstansi, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung program ini karena revitalisasi Sungai Bendung merupakan salah satu langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir di Kota Palembang,” katanya.
Menurutnya, saat ini pemerintah masih melakukan pendataan terhadap sejumlah aspek yang diperlukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Deni Prasetyo, mengungkapkan bahwa pelaksanaan fisik revitalisasi Sungai Bendung direncanakan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.
Dengan dimulainya proyek tersebut, Pemerintah Kota Palembang bersama BBWS Sumatera VIII berharap kapasitas aliran Sungai Bendung dapat ditingkatkan sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan banjir di sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik rawan saat musim hujan.
Laporan : Dino
















