HALOPOS.ID|SEKAYU – Komitmen memperbaiki tata kelola anggaran ditegaskan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH saat menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan.
Bupati Toha meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersikap terbuka dan proaktif mendampingi tim pemeriksa di lapangan.
Penegasan itu disampaikan dalam entry meeting pemeriksaan pendahuluan belanja daerah Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (27/10/2026).
Menurut Toha, kehadiran BPK bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai cermin untuk melihat sejauh mana pengelolaan anggaran telah berjalan sesuai aturan.
“Pemeriksaan ini harus kita jadikan momentum evaluasi. Saya minta tidak ada OPD yang setengah hati. Dampingi tim BPK, buka data apa adanya, berikan pendampingan sampai ke lapangan,” tegas Toha.
Ia menambahkan, jika ditemukan kekurangan, hal itu justru menjadi modal penting untuk memperbaiki kinerja pemerintah ke depan agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim BPK Sumsel, Sylvia Hermawan, memaparkan pemeriksaan kali ini akan berlangsung selama 22 hari dan dibagi dalam dua fokus.
Tim pertama fokus pada pemeriksaan pendahuluan belanja daerah Kabupaten Muba mulai 26 Oktober sampai 16 November 2026. Tim kedua fokus pada pemeriksaan kinerja RSUD Sekayu mulai 27 Oktober hingga 17 November 2026.
“Kami butuh dukungan penuh dari Bapak Bupati, Asisten, dan Inspektorat untuk mengoordinasikan OPD. Pastikan kehadiran di lapangan sesuai jadwal agar tidak ada miskomunikasi,” kata Sylvia.
Dijelaskannya, untuk RSUD Sekayu, BPK akan menilai efektivitas tata kelola rumah sakit dalam mendukung pelayanan kesehatan. Sedangkan untuk belanja daerah, pemeriksaan meliputi Sistem Pengendalian Internal (SPI), penentuan materialitas dan risiko, uji petik, serta kesesuaian proses pengadaan, pelaksanaan, pembayaran hingga pertanggungjawaban dengan peraturan perundang-undangan.
Laporan: Agus Edy
















