HALOPOS.ID|ALEMBANG – Perumda Tirta Musi Palembang menegaskan posisinya sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.
Pada tahun buku 2025, BUMD yang bergerak di sektor pelayanan air bersih ini mencatat dividen sebesar Rp53.428.213.881, jauh melampaui BUMD lainnya. Capaian ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BUMD Kota Palembang Tahun 2026 yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, di Aula Perumda Tirta Musi Palembang, Senin (26/10/2026).
Sekda Aprizal Hasyim memberikan apresiasi atas kontribusi tersebut, namun menegaskan agar Perumda Tirta Musi tidak berpuas diri. Menurutnya, kinerja harus terus ditingkatkan melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
“Perumda Tirta Musi adalah wajah pelayanan publik Pemkot Palembang. Dividen besar harus sejalan dengan pelayanan air bersih yang bermutu bagi masyarakat,” tegas Aprizal.
Rakor yang mengusung tema “Peran BUMD dalam Meningkatkan Perekonomian dan PAD Melalui GCG” itu memang menjadikan Tirta Musi sebagai contoh. Dari total tiga BUMD yang menyumbang dividen, Tirta Musi menyumbang lebih dari 90 persen.
Perinciannya:
• Perumda Tirta Musi Palembang: Rp53,4 Miliar • PT BPR Palembang: Rp2,9 Miliar • Perumda Pasar Palembang Jaya: Rp530 Juta
Aprizal menjelaskan, sesuai PP 54/2017 dan Perwali 33/2021 tentang GCG, BUMD harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kemandirian, dan kewajaran. Hal ini penting agar keberlanjutan usaha terjaga.
Ke depan, Perumda Tirta Musi diharapkan tidak hanya fokus pada laba, tetapi juga mendukung visi Palembang Berdaya Palembang Sejahtera melalui program Palembang Sehat, Cerdas, Peduli, Gercep, dan Belagak, terutama dalam menjamin ketersediaan air bersih yang sehat dan merata.
Laporan : RN
















