Peserta TAJEMTRA 2026 Tembus 25.613 Orang, Naik Lebih dari 10 Ribu dari Tahun Sebelumnya

 

HALOPOS.ID/JEMBER – Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026 mencatat lonjakan jumlah peserta yang sangat signifikan. Sebanyak 25.613 peserta dipastikan ambil bagian dalam gelaran TAJEMTRA yang akan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026.

Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi peserta TAJEMTRA sepanjang pelaksanaan 2015–2026. Jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, terjadi peningkatan lebih dari 10 ribu peserta.

Pada TAJEMTRA 2024, jumlah peserta tercatat sebanyak 15.155 orang. Sementara pada 2025, jumlahnya sedikit meningkat menjadi 15.171 peserta.

Dengan 25.613 peserta pada 2026, jumlah peserta tahun ini bertambah 10.458 orang dibandingkan 2024 atau meningkat sekitar 69 persen. Jika dibandingkan dengan TAJEMTRA 2025, kenaikannya mencapai 10.442 peserta atau sekitar 69 persen.

Lonjakan tersebut menunjukkan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap salah satu agenda olahraga dan tradisi tahunan terbesar di Kabupaten Jember.

TAJEMTRA 2026 akan diberangkatkan dari Alun-Alun Tanggul sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir di kawasan Alun-Alun Jember. Para peserta akan menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer dari Kecamatan Tanggul menuju pusat Kota Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember Regar Jeane, menyebut tingginya jumlah peserta menunjukkan TAJEMTRA telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kegiatan olahraga.

Menurutnya, TAJEMTRA telah menjadi bagian dari tradisi, identitas, sekaligus kebanggaan masyarakat Jember.

“Pesan Gus Bupati, tradisi Jember harus kita buat semakin besar dan semakin berdampak. Besar bukan hanya dari jumlah pesertanya, tetapi juga bagaimana TAJEMTRA mampu menggerakkan masyarakat, memperkuat kebersamaan, mengangkat kreativitas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Regar Jeane Jumat (4/9/2026)

Ia menilai capaian lebih dari 25 ribu peserta menjadi bukti kuat tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap TAJEMTRA.

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjut Regar, ingin peningkatan jumlah peserta tersebut turut memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama pelaku usaha yang berada di sepanjang jalur kegiatan.

“TAJEMTRA bukan hanya perjalanan dari Tanggul menuju Jember. Di sepanjang hampir 30 kilometer itu ada semangat masyarakat, ada kreativitas, ada UMKM, pedagang kecil, dan berbagai aktivitas ekonomi. Karena itu, semakin besar TAJEMTRA, manfaatnya juga harus semakin dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Besarnya jumlah peserta diperkirakan turut meningkatkan aktivitas ekonomi di sepanjang rute. Kehadiran keluarga peserta, pendukung, dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan diharapkan menciptakan efek berganda bagi pelaku UMKM, pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa, serta usaha masyarakat lainnya.

“Kami ingin TAJEMTRA benar-benar menjadi pesta rakyat. Diramaikan oleh rakyat, dinikmati oleh rakyat, dan dampak ekonominya juga kembali kepada rakyat. Inilah semangat yang terus didorong Gus Bupati dalam setiap event yang digelar di Jember,” katanya.

Selain jumlah peserta yang memecahkan rekor, TAJEMTRA 2026 juga menghadirkan sejumlah kategori lomba. Di antaranya kategori perorangan putra-putri, beregu umum, beregu pelajar, yel-yel terbaik, serta best costume/konten kreatif terbaik.

Panitia menyiapkan total uang pembinaan Rp100 juta untuk berbagai kategori tersebut. Selain itu, tersedia doorprize dengan total nilai mencapai Rp100 juta.

Hadiah yang disiapkan antara lain dua sepeda motor, dua sepeda listrik, tiga sepeda MTB, televisi, mesin cuci, lemari es, serta berbagai hadiah elektronik lainnya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta, Pemkab Jember juga menyiapkan dukungan kesehatan di sejumlah titik sepanjang rute. Ambulans akan disiagakan, termasuk kendaraan Homecare yang dapat digunakan untuk memberikan respons apabila peserta maupun masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Regar mengajak masyarakat ikut memeriahkan TAJEMTRA 2026 dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Dengan jumlah peserta yang melonjak dari sekitar 15 ribu pada 2024 dan 2025 menjadi 25.613 orang pada 2026, TAJEMTRA tahun ini tidak hanya mencatat rekor baru dari sisi partisipasi.

Pemkab Jember berharap peningkatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tradisi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Lebih dari 25 ribu peserta akan bergerak, tetapi yang kita harapkan sesungguhnya adalah seluruh masyarakat ikut bergerak: merawat tradisi, menggerakkan ekonomi, dan bersama-sama membuat Jember semakin dikenal. TAJEMTRA harus besar, tetapi yang paling penting, kebesarannya harus membawa dampak bagi masyarakat,” tandasnya.

Laporan : Bagus