Gus Fawait Minta ASN Jember Percepat Program, Rotasi Pejabat Disebut untuk Tingkatkan Kinerja

Gus Fawait saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (28/8/2026) malam.
Gus Fawait saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (28/8/2026) malam.

HALOPOS.ID/JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan pentingnya percepatan kinerja jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memastikan seluruh program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dapat segera dirasakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gus Fawait saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (28/8/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait mengapresiasi kerja keras seluruh ASN Pemkab Jember selama enam bulan terakhir. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mempercepat pelayanan sekaligus merealisasikan program pembangunan daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa rotasi dan pergantian posisi pejabat yang dilakukan bukan semata-mata karena adanya penilaian buruk terhadap kinerja. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyempurnakan organisasi dan meningkatkan efektivitas kerja.

“Ibarat dalam sepak bola, pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi pun terkadang perlu keluar lapangan sejenak untuk mengatur napas. Rotasi ini semata-mata untuk penyempurnaan agar ke depan ritme kerja kita bisa melaju lebih cepat lagi,” ujar Gus Fawait.

Target RPJMD dan Janji Politik Dipercepat

Gus Fawait menargetkan berbagai sasaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember maupun janji politik dapat diwujudkan lebih cepat.

Ia berharap capaian tersebut tidak harus menunggu hingga masa kepemimpinan selama lima tahun berakhir. Karena itu, percepatan terus dilakukan di sejumlah sektor strategis, mulai dari kesehatan, infrastruktur dan aksesibilitas, hingga pendidikan.

Di sektor kesehatan, misalnya, Pemkab Jember tidak hanya berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dasar tanpa biaya, tetapi juga memperluas jangkauan layanan melalui program Homecare.

“Pemkab Jember tidak hanya membebaskan biaya pelayanan kesehatan dasar, tetapi telah memperluas layanan hingga program Homecare. Selain itu, penerbangan di bandara daerah kembali dioperasikan untuk mendukung konektivitas wilayah,” jelasnya.

Sementara di bidang pendidikan, program beasiswa juga terus dikebut. Gus Fawait menyebut realisasi beasiswa telah mencapai lebih dari separuh dari total target 20.000 penerima manfaat.

Gus Fawait Apresiasi Sinergi Pemkab dan DPRD Jember

Selain menyoroti kinerja ASN, Gus Fawait turut mengapresiasi komunikasi antara Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember yang dinilainya berjalan secara harmonis.

Menurutnya, perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi. Justru, dinamika tersebut dapat menjadi ruang untuk menghasilkan kebijakan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Dinamika itu bagian dari demokrasi yang sehat. Tugas DPRD adalah memberikan masukan konstruktif, dan kami di eksekutif sangat terbuka selama seluruh masukan tersebut sesuai dengan koridor perundang-undangan,” katanya.

Gus Fawait menegaskan, ukuran keberhasilan pemerintah daerah bukan sekadar seberapa cepat pembahasan anggaran dilakukan, tetapi sejauh mana kebijakan tersebut menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Setelah sepanjang 2025 hingga 2026 Pemkab Jember memprioritaskan pembenahan pelayanan publik dasar, pemerintah daerah akan mulai mengarahkan perhatian lebih besar pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penurunan angka kemiskinan pada 2027.

Dengan strategi tersebut, Gus Fawait berharap seluruh jajaran Pemkab Jember dapat bekerja lebih cepat, solid, dan terukur dalam mewujudkan target pembangunan daerah.

Laporan : Bagus