Askolani : Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MM menyapa warga Banyuasin via program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1
Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MM menyapa warga Banyuasin via program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1

HALOPOS.ID|BANYUASIN – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MM menyapa warga Banyuasin via program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1. Dalam podcast yang diselenggarakan di studio Pro 1 RRI Palembang ini, Bupati Banyuasin dengan bangga menyatakan bahwa semua pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Banyuasin telah membawa nama kabupaten. Ini tidak hanya terdengar di Indonesia tetapi juga di Dunia.

“Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia” Ujar beliau saat menceritakan program-program pembangunan yang telah dijalankan di Kabupaten Banyuasin.

Menurut Orang Nomor Satu di Bumi Sedulang Setudung ini, saat ini bukan hanya bidang pertanian yang membawa nama Banyuasin semakin dikenal secara luas. Keberhasilan Kabupaten Banyuasin dalam produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2025 hanyalah salah satu prestasi.

Selain pertanian, bidang Industri manufaktur di Banyuasin mencetak sejarah di kancah internasional. Industri yang beroperasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, telah berhasil mengekspor pakan perdana hewan peliharaan ke Filipina, bahkan pelepasan ekspor perdana ini dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI.

Momentum ini menandai Banyuasin sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang saat ini mulai mengekspor produk makanan hewan ke pasar global. Prestasi ini menyusul keberhasilan Banyuasin yang pada bulan sebelumnya juga meresmikan fasilitas Bioavtur pertama di Indonesia. Kehadiran industri ini juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat di bumi sedulang setudung dengan terserapnya sekitar 700 tenaga kerja serta penggunaan bahan baku dari nelayan dan peternak lokal Banyuasin.

Selain menjabarkan tentang perkembangan industri di Banyuasin, Bupati Askolani juga secara langsung menyapa warga Banyuasin yang berdialog melalui saluran telepon. Salah satunya ada warga Desa Meritai Kecamatan Rambutan yang mengeluhkan masalah lampu jalan, juga ada Pak Darmawan yang berbicara tentang kemacetan jalan lintas Palembang – Betung.

Menanggapi masukan dari warganya Bupati Askolani mengawalinya dengan menjabarkan bahwa membangun banyuasin tidak seperti yang dibayangkan. “Tapi dengan kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas, saya yakin satu persatu permasalahan bisa kita atasi” ucapnya optimis.

Beliau juga menjabarkan bahwasannya tidak semua hal menjadi kewenangan Kabupaten Banyuasin. Persoalan lampu jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan dan persoalan jalan yang menjadi kewenangan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur telah beliau sampaikan ke masing-masing Kementerian yang berwenang. Beliau berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat akan mampu mewujudkan semua rencana-rencana pembangunan yang telah ditetapkan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam waktu dekat.

Dalam raksasa yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) Bupati juga didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura, Sarip. SP.,M.Si juga Plt. Kepala Dinas Kominfo.SP Hj. Ida Bahagia, SH.,MM.