SUMSEL  

Rekam Jejak Aktivis: Yoga Aldo Novensi Melaju Caketum LMND di Kongres NTB 2025

Rekam Jejak Aktivis: Yoga Aldo Novensi Melaju Caketum LMND di Kongres NTB 2025
Rekam Jejak Aktivis: Yoga Aldo Novensi Melaju Caketum LMND di Kongres NTB 2025

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Jelang Kongres X Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat, nama Yoga Aldo Novensi, atau yang akrab disapa Bibo, mencuat sebagai salah satu calon kuat Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND untuk periode 2025–2027.

Pemuda kelahiran Palembang, 20 November 1999 ini bukan nama asing dalam dunia aktivisme mahasiswa. Lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang angkatan 2017 itu telah lama terlibat dalam berbagai organisasi intra maupun ekstra kampus. Sejak awal masa kuliah, Yoga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Persatuan Sepakbola Mahasiswa dan Futsal (PSMF), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga akhirnya berlabuh di LMND, tempat di mana ia menapaki karier aktivismenya secara konsisten dan terstruktur.

Di masa awal keterlibatannya di LMND, Yoga dipercaya memimpin Komisariat UIN Raden Fatah. Di sinilah ia mulai dikenal luas sebagai sosok kritis yang tak segan menyuarakan berbagai persoalan kampus, mulai dari persoalan fasilitas, oknum dosen, hingga keberhasilannya bersama kolektif LMND UIN dalam mengadvokasi pemotongan UKT selama masa pandemi COVID-19. Upaya tersebut berhasil mendorong penurunan UKT bagi lebih dari 13.000 mahasiswa—atau sekitar 70% dari total mahasiswa kala itu.

Komitmen dan konsistensinya kemudian mendorong Yoga dipercaya sebagai Ketua Eksekutif Kota (EK) LMND Palembang. Dalam kapasitas ini, ia terlibat aktif dalam berbagai gerakan demonstrasi dan advokasi isu-isu nasional seperti Omnibus Law, revisi KUHP, serta aksi Reforma Agraria di kawasan Labi-labi, Palembang.

Karier organisasinya terus menanjak ketika ia dipercaya menahkodai Eksekutif Wilayah (EW) LMND Sumsel. Di bawah kepemimpinannya, LMND Sumsel menjadi salah satu poros penting gerakan mahasiswa, termasuk aksi spektakuler yang dilakukan pada kunjungan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin ke Palembang. Aksi blokade Jalan Jenderal Sudirman yang berujung pada penangkapan sejumlah mahasiswa menjadi sorotan nasional dan menempatkan nama Yoga di panggung aktivisme mahasiswa tingkat nasional.

Tidak hanya di jalanan, Yoga juga dikenal aktif dalam ruang-ruang intelektual. Salah satu inisiasi pentingnya adalah diskusi kebangsaan bertajuk “Sumsel Masa Depan adalah Sriwijaya Masa Lalu” yang digelar menjelang Pilkada Sumsel. Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Pj. Gubernur, Ketua DPRD Sumsel, dan para akademisi, serta menghasilkan gagasan strategis yang sempat diadopsi oleh Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati, sebagai bahan kampanye politik.

Melihat rekam jejak panjangnya di berbagai level organisasi dan kiprahnya yang telah menjangkau isu lokal hingga nasional, LMND Sumsel dalam Konferensi Taktik-nya resmi merekomendasikan Yoga Aldo Novensi sebagai Calon Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND periode 2025–2027.

Kongres LMND X di Mataram kini menjadi panggung penentuan. Bagi Yoga, ini bukan sekadar soal pencalonan, tetapi kelanjutan dari dedikasi panjangnya untuk perjuangan mahasiswa, rakyat tertindas, dan cita-cita demokrasi kerakyatan.

“Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi nyala api perlawanan yang membakar ketidakadilan, bukan sekadar barisan penonton di pinggir panggung kekuasaan,” ungkap Yoga, Sabtu (28/6/2025). (Rilis)

Penulis: RilisEditor: Herwanto