HALOPOS.ID|SEMBAWA – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH menghadiri kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin, yang dipusatkan di Masjid Erli Bujang Abu Desa Persiapan Pulau Punjung Kec. Sembawa Kabupaten Banyuasin Sabtu (7/11/2026).
Kehadiran orang nomor 1 Bumi Sedulang Setudung ditengah tengah para ulama Banyuasin tersebut, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap penguatan peran ulama dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang keagamaan, sosial kemasyarakatan, serta pembinaan umat. Yang mana Rakerda ini menjadi momentum penting bagi jajaran MUI Kabupaten Banyuasin untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun berbagai langkah strategi dan prioritas kegiatan ke depan dalam rangka meningkatkan peran organisasi sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim.
Dalam perayaannya, Bupati Askolani menyampaikan penghargaan atas kontribusi MUI yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) merupakan salah satu kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, moral, dan akhlak masyarakat.
”Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mengharapkan dukungan dan peran aktif MUI dalam memberikan pembinaan serta pencerahan kepada masyarakat.Ulama memiliki peran penting sebagai penyejuk umat, penjaga persatuan, sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan Banyuasin yang religius, harmonis, dan sejahtera,” ungkap Bupati.
Bupati juga berharap melalui Rakerda ini dapat dihasilkan program-program kerja yang konkret, inovatif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, perkembangan informasi teknologi, serta pentingnya memperkuat pendidikan keagamaan bagi generasi muda.
Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan MUI dan seluruh elemen keagamaan untuk bersama-sama menjaga persatuan, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, serta mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Banyuasin.
”Melalui pelaksanaan Rakerda ini, diharapkan MUI Kabupaten Banyuasin semakin solid dan mampu menjalankan peran strategisnya sebagai mitra pemerintah sekaligus pembimbing umat, rancang lah program yang jelas, tidak fokus pada upacara, demi terwujudnya masyarakat Banyuasin yang religius, berakhlak mulia, dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera yang berkelanjutan,” tutupnya.
Laporan : Lana
















