Drama 120 Menit + Adu Penalti: Indonesia Bungkam Thailand dan Angkat Trofi ASEAN

HALOPOS.ID|JAKARTA – Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Timnas Indonesia resmi mengangkat trofi FIFA】 ASEAN Cup 2026 edisi perdana usai menang dramatis atas Thailand di final.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam, skuad Garuda harus melewati duel melelahkan selama 120 menit dengan skor 2-2, sebelum akhirnya menang 4-2 di babak adu penalti.

Gelar ini terasa sangat spesial. Indonesia memutus puasa gelar level senior sejak SEA Games 1991 dan untuk pertama kalinya menjadi juara di kawasan Asia Tenggara setelah enam kali hanya menjadi runner-up.
Hujan Peluang, Kartu Merah Jadi Titik Balik
Sejak menit awal, tensi final langsung tinggi. Luke Vickery mengancam di menit ketiga, disusul sepakan keras Mitchell Baker yang masih bisa ditepis Saranon Anuin. Thailand membalas lewat voli Chanathip Songkrasin menit 18 yang melambung, sementara sundulan Justin Hubner dari umpan Calvin Verdonk masih melebar.

Babak kedua, Thailand menekan lebih dulu. Momentum berubah di menit ke-80 ketika bek Thailand Nicolas Mickelson harus keluar lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua usai melanggar Ole Romeny.

Unggul jumlah pemain, Indonesia akhirnya memecah kebuntuan. Menit ke-84, Dean James mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna. Bola sempat berbelok mengenai Sanron Iklas membuat kiper Saranon salah langkah. 1-0.

Namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Menit ke-87, Sanron Iklas langsung membayar kesalahannya dengan gol penyama kedudukan memanfaatkan umpan Ratree Seksan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit 90 menit.
Extra Time yang Menguras Emosi
Di babak tambahan, stamina kedua tim terkuras. Thailand justru memanfaatkan serangan balik cepat. Menit ke-110, Peeradol Chamrasamee membawa Gajah Perang kembali unggul 2-1 dan membuat puluhan ribu suporter di SUGBK terdiam.

Garuda menolak menyerah. Lima menit berselang, kombinasi Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho membuka ruang di kotak penalti. Umpan matang Ridho disambut Elkan Baggott yang mencetak gol penyelamat. 2-2 dan laga harus ditentukan lewat titik putih.
Audero Tembok Terakhir Garuda
Drama tos-tosan menjadi panggung Emil Audero.

Empat eksekutor Indonesia menjalankan tugas dengan dingin: Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya.

Di kubu Thailand, Manuel Bihr dan Waris Choolthong sempat mencetak gol, namun Sarach Yooyen gagal setelah tendangannya membentur tiang. Penendang terakhir Nattapong Sayriya maju dengan beban berat, dan Audero tampil sebagai penentu dengan menepis tendangannya.

Indonesia menang 4-2 di adu penalti dan pesta pun pecah di Senayan hingga Bundaran HI.

Kemenangan ini bukan sekadar trofi, ini adalah pernyataan bahwa kutukan final telah berakhir.

Laporan : Redaksi