Musda XI Golkar Muba Tuntas: Afitni Junaidi Gumay Ketua Terpilih Secara Aklamasi

Afitni Junaidi Gumay resmi memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin.
Afitni Junaidi Gumay resmi memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin.

HALOPOS.ID|MUSI BANYUASIN – Final. Afitni Junaidi Gumay resmi memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepastian itu diketuk dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Muba, Jumat (11/9/2026). Afitni terpilih secara aklamasi.

Keputusan diambil setelah proses penjaringan sesuai Peraturan Organisasi Partai Golkar rampung.

Sekretaris DPD yang memimpin sidang menegaskan, proses telah berjalan sesuai prosedur. Mulai pendaftaran, penjaringan, hingga verifikasi berkas oleh tim kabupaten didampingi pengurus provinsi.

Faktanya tegas: Tiga nama mendaftar, hanya satu yang serius.

“Dari proses pendaftaran tersebut, ada tiga nama yang mendaftar. Namun hanya satu calon, Bapak Afitni Junaidi Gumay, yang mengembalikan berkas sesuai tenggat waktu dan dinyatakan lengkap berdasarkan ceklis persyaratan bakal calon ketua,” tegas pimpinan sidang.

Musda dihadiri seluruh pemilik suara sah. 15 kecamatan se-Muba hadir. Ormas sayap dan hasta karya Golkar tingkat kabupaten lengkap.

Dasar hukumnya jelas. Pasal 41 Tata Tertib Musda mengatur, jika hanya satu calon memenuhi syarat, penetapan dilakukan secara aklamasi. Afitni sah sebagai Ketua terpilih.

Tidak ada perdebatan. Tidak ada voting.

Tiga Instruksi Langsung Dari Provinsi.

Kepemimpinan baru langsung dibebani tiga perintah tegas:

1. Sinergi Total. Patuh dan jalankan semua arahan DPP dan DPD Golkar Sumatera Selatan. Tidak ada gerakan sendiri.

2. Bentuk Struktur Secepatnya. Ketua terpilih bersama tim formatur wajib segera susun pengurus yang mau bekerja. Bukan pengurus papan nama. Butuh yang siap korbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk Golkar Muba.

3. Target 2029 Harga Mati. Pertahankan kursi Ketua DPRD Muba. Naikkan perolehan suara dan kursi. Itu target politik yang tidak bisa ditawar.

Terpilihnya Afitni menjadi titik awal konsolidasi total. Tugas selanjutnya: rapikan barisan, solidkan struktur hingga kecamatan dan desa, dan pastikan mesin partai bergerak efektif pasca-Musda.

Golkar Muba harus solid, responsif terhadap aspirasi rakyat, dan siap tempur di agenda politik mendatang.

Laporan : AEW