SUMSEL  

Lepas 95 Kafilah ke MTQ Nasional Semarang, Deru Wajibkan Sumsel Masuk 3 Besar

Lepas 95 Kafilah ke MTQ Nasional Semarang, Deru Wajibkan Sumsel Masuk 3 Besar
Lepas 95 Kafilah ke MTQ Nasional Semarang, Deru Wajibkan Sumsel Masuk 3 Besar

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Misi besar diemban 95 kafilah Sumatera Selatan yang akan tampil di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru secara resmi melepas keberangkatan mereka dari Griya Agung Palembang, Kamis (10/9/2026).

Puluhan kafilah tersebut terdiri dari 56 peserta lomba, 12 pelatih, serta 27 official pendamping.

Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan Sumsel tidak boleh lagi sekadar menjadi penggembira. Ia menuntut prestasi tinggi sebagai pembuktian jati diri Sumsel sebagai provinsi religius.

“Kita ini provinsi religius, nomor dua paling taat beragama. Mayoritas kita muslim. Label itu harus kita jaga dengan prestasi nyata,” kata Deru memberi motivasi.

Deru mengungkapkan, kebangkitan MTQ Sumsel adalah hutang komitmennya sejak Pilkada 2017. Ia tak menampik prestasi MTQ Sumsel sempat anjlok setelah terakhir masuk 10 besar pada tahun 2006.

“Sudah 12 tahun kita lepas. Makanya saat kampanye 2017, saya komitmen kembalikan kejayaan MTQ Sumsel,” kenangnya.

Komitmen itu diterjemahkan lewat gerakan massif pembangunan Rumah Tahfiz. Program Satu Desa Satu Rumah Tahfiz yang ia canangkan, bahkan melampaui target 100 persen di tahun keempat berkat kolaborasi berbagai organisasi keagamaan.

Kerja keras itu mulai berbuah. Pada MTQ Nasional 2021, Sumsel berhasil kembali ke jajaran 10 besar dengan menduduki peringkat ke-8.

“Capaian itu modal kita. Kalau dulu 8 besar, sekarang kita harus berani patok 3 besar,” tegasnya.

Deru pun menitipkan pesan khusus kepada para qari-qariah. Selain menjaga kekompakan tim, ia meminta mereka menjaga stamina, mental juara, dan yang paling vital adalah menjaga kualitas vokal.

“Jangan anggap target ini beban, jadikan pemacu. Jaga kesehatan, jaga oktaf suara. Hal kecil yang mengganggu vokal harus dihindari,” pesannya.

Terkait apresiasi, orang nomor satu di Sumsel itu memastikan bonus bagi peraih prestasi telah disiapkan, minimal sama dengan gelaran sebelumnya.

Ia berharap seluruh kafilah tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menunjukkan karakter masyarakat Sumsel yang ramah dan berkualitas selama berada di Semarang.

Laporan : Adi