HALOPOS.ID|PALEMBANG – Ruang diskusi publik “Kopi Senja” yang digagas DPD Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan resmi launching perdana dengan mengangkat tema “Uji Tangkas Satgas Karhutla, Bersih di Darat Bersih di Udara”. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam membahas penanganan kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, Anggota Komisi I DPR RI, Yudha Novanza Utama, Kalaksa BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min. Fokus pembahasan diarahkan pada kesiapsiagaan Satgas Karhutla dalam menghadapi ancaman kebakaran yang kerap terjadi saat musim kemarau.
Ketua AMKI Sumsel Dede Umar menyampaikan, “Kopi Senja” bukan sekadar forum diskusi biasa, melainkan ruang bertukar gagasan dan solusi nyata untuk mendorong Sumatera Selatan tetap aman dari ancaman karhutla. Menurutnya, persoalan karhutla tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi bersama antara pemerintah, aparat, dunia usaha, media, dan masyarakat.
“Melalui Kopi Senja ini, kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak. Satgas Karhutla harus kuat di lapangan, sementara media memiliki peran penting dalam edukasi dan pengawasan,” ujarnya, Jumat (22/05/2026) sore.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber juga menyoroti pentingnya deteksi dini, patroli terpadu, serta pemanfaatan teknologi dalam memantau titik api. Selain itu, edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar pembukaan lahan dengan cara membakar tidak lagi terjadi.
Tema “Bersih di Darat, Bersih di Udara” menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kualitas lingkungan dan udara di Sumatera Selatan agar tetap sehat dan bebas dari kabut asap yang selama ini menjadi ancaman tahunan.
Launching perdana “Kopi Senja” AMKI Sumsel diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan gagasan konstruktif, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat dari bencana karhutla.



















