4 Jam di Dasar Sumur 13 Meter, Dua Penggali di Muara Enim Tewas Diduga Akibat Gas Beracun

4 Jam di Dasar Sumur 13 Meter, Dua Penggali di Muara Enim Tewas Diduga Akibat Gas Beracun
4 Jam di Dasar Sumur 13 Meter, Dua Penggali di Muara Enim Tewas Diduga Akibat Gas Beracun

HALOPOS.ID|MUARA ENIM– Dua orang pekerja penggali sumur tewas di dalam sumur sedalam 13 meter di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Sabtu (10/10/2026). Keduanya diduga menghirup gas beracun yang terperangkap di dasar sumur.

Korban bernama Ari Ferianto (40) dan Agilus Finus (40). Mereka sedang mengerjakan pendalaman sumur milik warga bernama Munajab di Jalan Cik Agus Kiemas RT 01 Dusun 05, Desa Muara Lawai.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat berada di kedalaman 13 meter, salah satu korban tiba-tiba pingsan dan terjatuh.

Rekannya yang berada di atas kemudian turun untuk menolong. Namun nahas, korban kedua juga ikut pingsan setelah menghirup gas di dalam sumur.

Kedua korban terjebak di dasar sumur selama berjam-jam. Proses evakuasi baru berhasil dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

Tim BPBD Kabupaten Muara Enim bersama petugas Damkar yang menerima laporan langsung turun ke lokasi. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena kondisi sumur yang dalam dan diduga mengandung gas berbahaya.

Lokasi kejadian juga dijaga ketat oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mencegah warga mendekat.

Staf Kedaruratan BPBD Muara Enim, Suwardi, mengatakan proses evakuasi membutuhkan peralatan khusus dan kehati-hatian demi keselamatan petugas.

“Kami imbau warga jangan mendekati lubang sumur. Pekerjaan gali sumur ini risikonya tinggi, terutama potensi gas beracun di dalam,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab pasti kematian kedua korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Laporan : Edward