Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Homecare Jember, Beri Perhatian Ibu Hamil Risiko Tinggi hingga Balita Stunting

Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Homecare Jember, Beri Perhatian Ibu Hamil Risiko Tinggi hingga Balita Stunting
Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Homecare Jember, Beri Perhatian Ibu Hamil Risiko Tinggi hingga Balita Stunting

HALOPOS.ID/JEMBER – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita atau yang akrab disapa Ning Ghyta, mengunjungi sejumlah warga penerima layanan Homecare pada Sabtu (10/10/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian terhadap warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan dan dukungan sosial, mulai dari ibu hamil berisiko tinggi hingga balita yang mengalami stunting.

Di Kecamatan Kaliwates, Ning Ghyta mengunjungi seorang ibu hamil dengan risiko tinggi. Warga tersebut memiliki riwayat persalinan anak pertama melalui operasi sesar, mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta memiliki berat badan 38,6 kilogram.

Selain itu, Ning Ghyta juga mendatangi dua balita berusia 1 tahun 11 bulan dan 2 tahun yang masuk kategori stunting.

Kunjungan berlanjut ke Kecamatan Sumbersari untuk menemui seorang warga dengan autisme. Dalam kesempatan tersebut, Ning Ghyta menaruh perhatian pada kondisi keluarga yang menghadapi keterbatasan fisik dan mental, sekaligus membutuhkan dukungan agar anak-anaknya tetap mendapatkan kesempatan pendidikan.

Ning Ghyta menegaskan, keberhasilan program Homecare membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan. Menurutnya, kerja sama dan semangat gotong royong menjadi kunci agar layanan tersebut dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

“Bahu membahu untuk Homecare ini mudah-mudahan bisa menjadi program yang sukses. Intinya kita bergotong royong,” kata Ning Ghyta.

Saat mengunjungi keluarga di Kecamatan Sumbersari, ia mengaku prihatin melihat kondisi seorang anak yang tinggal bersama kakaknya yang memiliki keterbatasan fisik dan mental, sementara keduanya telah ditinggalkan orang tua mereka.

Ning Ghyta berharap pihak kecamatan dapat membantu memfasilitasi kebutuhan anak tersebut, terutama agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

“Ya mudah-mudahan nanti Pak Camat bisa memfasilitasi. Mudah-mudahan adiknya semangat untuk sekolah,” tuturnya.

Ia juga menyarankan agar anak tersebut dapat dipertimbangkan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat yang tersedia di Jember, sehingga memiliki peluang untuk memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kehadiran layanan Homecare di tengah keluarga penerima manfaat mendapat sambutan positif. Findaria, ibu dari Elisa yang masuk kategori balita stunting, mengaku senang atas kunjungan tersebut.

“Bahagia. Senang,” ungkap Findaria.

Perasaan serupa disampaikan Asmiati, ibu dari Alea, balita yang juga masuk kategori stunting. Ia mengaku terbantu dengan perhatian dan pendampingan yang diberikan melalui layanan Homecare, termasuk saat kebutuhan susu untuk anaknya harus dipenuhi.

“Merasa terbantu. Kedatangannya Ning Ghyta, saya senang. Karena saya dibantu oleh Ibu Bupati,” kata Asmiati.

Ia menjelaskan, ketika persediaan susu Alea habis, dirinya diarahkan untuk mengambil kebutuhan tersebut di puskesmas setempat. Menurutnya, susu yang dibutuhkan anaknya memiliki harga relatif mahal sehingga bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Alea ini stunting anaknya. Kalau habis susunya sama Ning Ghyta suruh ambil ke Puskesmas. Kalau di Indomaret-Indomaret ini enggak ada katanya. Soalnya ini susunya mahal,” ujarnya.

Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa layanan Homecare tidak hanya berkaitan dengan pendampingan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat langsung kondisi keluarga dan kebutuhan warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

Melalui keterlibatan pemerintah daerah dan dukungan lintas sektor, program ini diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan perhatian lebih, sekaligus memperkuat upaya penanganan stunting, pendampingan ibu hamil berisiko tinggi, dan pemenuhan akses pendidikan bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan.

Laporan : Bagus