HALOPOS.ID/MADINAH – Sejumlah jemaah haji Indonesia dilaporkan mengalami kelelahan setelah tiba di Tanah Suci. Kondisi tersebut membuat puluhan jemaah harus menjalani perawatan rawat jalan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Madinah, dr. Enny Nuryanti, mengingatkan pentingnya pengawasan kesehatan, terutama bagi jemaah dengan penyakit kronis atau komorbid. Ia menegaskan, konsultasi rutin sejak awal sangat diperlukan agar kondisi kesehatan tetap stabil selama menjalankan ibadah haji.
“Jemaah dengan penyakit kronis diharapkan rutin berkonsultasi agar kondisinya terkontrol dan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah,” ujarnya Selasa (28/04/2026)
Data Kementerian Haji dan Umrah RI mencatat, hingga hari ketujuh operasional haji, sebanyak 96 jemaah menjalani rawat jalan. Selain itu, 25 jemaah dirujuk ke KKHI dan 30 lainnya harus mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit di Arab Saudi.
KKHI Madinah sendiri hanya melayani rawat jalan dan observasi dengan durasi maksimal enam jam. Jika kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke rumah sakit setempat seperti Saudi German Hospital Madinah, King Fahd Hospital Madinah, dan Al Mouwasat Hospital Madinah.
Keluhan kesehatan yang paling banyak dialami jemaah meliputi hipertensi, diabetes melitus, serta gangguan jantung. Oleh karena itu, jemaah diimbau membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhan selama berada di Arab Saudi.
Pemerintah telah menyiapkan fasilitas kesehatan di KKHI Madinah guna mendukung layanan bagi jemaah. Sebanyak 39 tenaga kesehatan disiagakan, termasuk dokter spesialis dan dokter umum.
Layanan yang tersedia mencakup pemeriksaan rawat jalan, radiologi, laboratorium, hingga apotek. Dalam setiap kelompok terbang (kloter), jemaah juga dipantau oleh dokter kloter yang akan melakukan pemeriksaan awal sebelum menentukan tindak lanjut.
Penanganan pasien dilakukan berdasarkan hasil triase. Jemaah dengan kondisi sedang dapat dirujuk ke KKHI, sedangkan pasien dengan kondisi berat langsung dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.
Selain itu, KKHI juga menerima rujukan jemaah yang mengalami gangguan kesehatan sejak tiba di bandara. Bahkan, beberapa kasus langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat karena kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Dengan meningkatnya kasus kelelahan dan penyakit kronis, jemaah haji diimbau menjaga kondisi fisik, cukup istirahat, serta disiplin dalam mengonsumsi obat agar dapat menjalankan ibadah secara optimal.

















