Pelajar SMA–SMK Sumsel Diminta Fokus Belajar dan Jauhi Tawuran

Siswa SMK N 7 Palembang pembelajaran melalui komputer
Siswa SMK N 7 Palembang pembelajaran melalui komputer

HALOPOS.ID|PALEMBANG — Memasuki semester genap tahun ajaran berjalan, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Selatan diimbau untuk lebih memfokuskan diri pada kegiatan belajar. Semester ini dinilai krusial karena menjadi penentu kenaikan kelas dan kelulusan, terutama bagi siswa tingkat akhir.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Misral, S.SN, mengatakan semester genap merupakan fase penting dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, para pelajar diminta menjauhi berbagai aktivitas yang tidak bermanfaat dan berpotensi merugikan diri sendiri, seperti tawuran serta perilaku negatif lainnya.

“Semester genap adalah waktu yang sangat penting. Siswa harus benar-benar fokus belajar, memperbaiki prestasi, dan mempersiapkan diri menghadapi ujian. Jangan sampai masa depan rusak hanya karena terlibat kegiatan yang tidak bermanfaat,” ujarnya.

Misral menegaskan, keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran tidak hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga berujung pada persoalan hukum. Selain mencoreng nama baik sekolah, perilaku tersebut berpotensi menghambat masa depan siswa.

Menurutnya, pihak sekolah bersama orang tua terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar para siswa tetap berada pada jalur yang positif. Lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar.

Selain capaian akademik, siswa juga didorong untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan positif, seperti olahraga, seni, organisasi kesiswaan, serta aktivitas keagamaan. Kegiatan tersebut diyakini mampu membentuk karakter, menumbuhkan kedisiplinan, dan memperkuat rasa tanggung jawab di kalangan pelajar.

Pemerhati pendidikan Sumatera Selatan, Lukman Haris, turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama proses belajar, terutama di luar jam sekolah. Ia menilai komunikasi yang baik antara orang tua, sekolah, dan siswa menjadi kunci dalam mencegah terjadinya perilaku menyimpang.

“Sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat dibutuhkan. Dengan dukungan bersama, siswa dapat menjalani semester genap dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab,” katanya.

Ia berharap para siswa SMA dan SMK di Sumatera Selatan mampu memanfaatkan semester genap ini sebaik mungkin untuk meraih prestasi dan kelulusan yang membanggakan, tanpa harus terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan masa depan mereka.

Penulis: Hasan BasriEditor: Herwanto