HALOPOS.ID|PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru mengeluarkan Surat Edaran yang mengimbau agar pergantian Tahun Baru dilaksanakan secara sederhana dan penuh empati. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Selatan.
Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud kepekaan pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat.
Gubernur menilai bahwa tidak semua warga dapat merayakan Tahun Baru dengan suasana gembira, terutama mereka yang sedang menghadapi dampak bencana dan berbagai kesulitan hidup.
Dalam surat edaran itu, Gubernur Herman Deru mengajak seluruh kepala daerah untuk menyambut Tahun Baru dengan mengedepankan kebijaksanaan.
Momentum pergantian tahun diharapkan menjadi ajang refleksi dan penguatan rasa solidaritas sosial.
Ia secara tegas mengimbau agar pemerintah kabupaten dan kota tidak menyelenggarakan atau mendorong kegiatan perayaan yang bersifat euforia.
Bentuk kegiatan seperti pesta hiburan terbuka, konvoi kendaraan, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum diminta untuk dihindari.
Menurut Gubernur, perayaan yang berlebihan tidak mencerminkan empati terhadap sesama. Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan, kesederhanaan justru menjadi nilai penting yang perlu dikedepankan.
Selain aspek sosial, Gubernur juga menaruh perhatian terhadap faktor keamanan dan ketertiban.
Ia meminta seluruh pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah pengendalian yang sesuai guna menjaga stabilitas wilayah masing-masing selama malam pergantian Tahun Baru.
Koordinasi dengan aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya diharapkan dapat ditingkatkan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa surat edaran tersebut bukan bertujuan membatasi kegembiraan masyarakat. Pemerintah hanya mengarahkan agar perayaan dilakukan secara lebih sederhana, bermakna, dan mencerminkan nilai kemanusiaan.
Ia berharap seluruh kepala daerah di Sumatera Selatan dapat melaksanakan imbauan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Dengan demikian, pergantian Tahun Baru dapat berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, serta dilandasi kepedulian dan empati terhadap sesama.
















