HALOPOS.ID/JEMBER– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat menangani antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Bupati Jember Muhammad Fawait memanggil pihak Sales Branch Manager (SBM) dan Depo Pertamina Banyuwangi untuk menggelar rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten Jember, Minggu (6/9) malam.
Langkah tersebut dilakukan setelah Bupati yang akrab disapa Gus Fawait melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara tertutup ke sejumlah SPBU untuk melihat langsung kondisi antrean kendaraan di lapangan.
“Saya turun langsung memantau kondisi riil antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di lapangan. Memang ada penumpukan di sejumlah SPBU, sehingga kami segera memanggil Pertamina untuk meminta penjelasan dan solusi,” kata Gus Fawait.
Dalam rapat koordinasi tersebut, pihak Pertamina memastikan stok BBM untuk wilayah Jember dalam kondisi aman.
Pertamina menjelaskan, antrean kendaraan yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan pasokan BBM secara nasional. Kondisi tersebut dipicu oleh kendala teknis dalam proses pengiriman dan distribusi BBM ke sejumlah titik di Jember.
Sebagai langkah penanganan cepat, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax sebanyak 100.000 liter atau 100 kiloliter (KL) ke wilayah Jember dalam dua hari terakhir.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat mempercepat normalisasi pelayanan di SPBU dan mengurangi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah lokasi.
Gus Fawait juga mengimbau masyarakat Jember tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
Menurutnya, masyarakat cukup membeli BBM sesuai kebutuhan sehingga pasokan dapat terdistribusi secara normal dan tidak terjadi penumpukan permintaan di SPBU.
“Masyarakat tidak perlu panik. Ini berbeda dengan kasus krisis energi global. Situasi di Jember murni kendala pengiriman dan stoknya sangat aman. Belilah BBM sesuai kebutuhan harian saja,” imbaunya.
Pemkab Jember bersama Pertamina memastikan pengawasan terhadap distribusi BBM akan diperketat hingga kondisi pelayanan di seluruh SPBU kembali stabil.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan BBM di Jember tetap aman, sekaligus mencegah antrean panjang kembali terjadi akibat kendala distribusi.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, menggunakan BBM secara bijak, serta mengacu pada informasi resmi pemerintah dan Pertamina untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang belum terverifikasi.
Laporan : Bagus
















