HALOPOS.ID|BENGKULU SELATAN – Bupati H Rifai Tajudin mengajak anak-anak petani dan pekerja kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan untuk memanfaatkan Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 yang telah dibuka. Program tersebut menyediakan kuota sebanyak 5.000 penerima dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.
Menurut Bupati Rifai, beasiswa ini merupakan peluang besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya pendidikan. Ia berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan segera mendaftarkan diri dan mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan.
“Program ini menjadi kesempatan emas bagi putra-putri daerah, khususnya anak petani dan pekerja sawit, untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kompetensi di bidang perkebunan dan industri kelapa sawit,” ujarnya.
Di konfirmasi kemarin (9/6-2026) mengatakan Program Beasiswa SDM Sawit 2026 merupakan inisiatif pemerintah untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor kelapa sawit melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sasaran utamanya meliputi anak pekebun, keluarga pekerja perkebunan sawit, dan masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan industri sawit.
Dengan meningkatnya kuota penerima menjadi 5.000 orang pada tahun ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang dapat mengakses pendidikan tinggi dan menjadi tenaga profesional yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan sektor perkebunan sawit di masa depan.
“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya serta mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara program. bupati mengajak yang berasal dari keluarga petani sawit, buruh perkebunan sawit, karyawan pabrik kelapa sawit, hingga anak sopir angkutan sawit untuk memanfaatkan kesempatan emas melalui Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026.
Program yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan tersebut membuka kuota sebanyak 5.000 penerima beasiswa. Program ini diperuntukkan bagi keluarga pekebun dan pekerja yang memiliki keterkaitan dengan industri kelapa sawit, mulai dari jenjang pendidikan vokasi hingga sarjana (S1).
Rifai berharap generasi muda Bengkulu Selatan dapat mengambil bagian dalam program tersebut sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit. Menurutnya, kesempatan ini dapat menjadi bekal untuk menciptakan tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing di masa depan. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan siap memberikan dukungan kepada calon peserta yang mengalami kendala biaya dalam proses seleksi, agar kesempatan memperoleh pendidikan tinggi tidak terhambat oleh faktor ekonomi. Bupati juga berkoordinasi dengan perguruan tinggi mitra BPDPKS agar lulusan beasiswa bisa diarahkan kembali membangun Bengkulu Selatan. (ADV)


















