HALOPOS.ID/JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengoperasikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul pada Senin (4/5/2026). Kehadiran MPP Mini ini menjadi solusi untuk mendekatkan layanan administrasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jember bagian barat.
Peresmian MPP Mini Tanggul dihadiri langsung Bupati Jember Muhammad Fawait, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, jajaran kepala OPD, Forkopimka, camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Tanggul.
Rangkaian acara diawali dengan santunan anak yatim, dilanjutkan pemasangan rompi kepada petugas sebagai simbol dimulainya operasional layanan di MPP Mini tersebut.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan, MPP Mini Tanggul dirancang untuk pemerataan layanan publik agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pusat layanan di kota.
“Dengan adanya MPP Mini ini, warga Tanggul dan Sumberbaru tidak perlu lagi ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi. Semua bisa diakses lebih dekat di kecamatan,” ujarnya.
Konsep MPP Mini ini bahkan akan dikembangkan menjadi semacam “Pemkab Mini”, di mana sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dijadwalkan hadir langsung memberikan layanan di lokasi.
“Pelayanan akan lebih cepat, efektif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Untuk mendukung kemudahan layanan, Pemkab Jember juga bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Jember dalam menghadirkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Ke depan, masyarakat dapat mengurus kebutuhan putusan pengadilan terkait administrasi secara daring melalui Zoom, sehingga lebih praktis dan efisien.
Selain penguatan layanan publik melalui MPP Mini, Pemkab Jember juga menyiapkan pembangunan infrastruktur di wilayah barat. Program pelebaran dan pengaspalan jalan Tanggul–Mangli hingga pusat kota masuk dalam rencana anggaran tahun 2026–2027.
Tak hanya itu, revitalisasi Alun-Alun Tanggul juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah turut menyiapkan konsep street food mini di sekitar kantor kecamatan untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
“MPP Mini ini bukan hanya soal pelayanan administrasi, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat,” pungkas Gus Fawait.
Laporan : Bagus S



















