HALOPOS.ID|JAKARTA – Masalah penyediaan air bersih yang dihadapi masyarakat Kabupaten Banyuasin semakin mendekati jalan keluarnya. Sebagai tindak lanjut keseriusan untuk mengatasi permasalahan tersebut Jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkunjung ke PT. Mustika Jimbaran Indah di The Plaza Office Tower lantai 20, Plaza Indonesia.
Bupati dan Sekda Banyuasin membahas langsung kondisi infrastruktur air bersih di Banyuasin, letak geografis serta kondisi masyarakat bersama Direktur Utama PT. Mustika Jimbaran Indah, Yen Suriana Muliadi.
“Terus terang ini bukan calon investor pertama, dan upaya kami mengatasi kesulitan air bersih ini bahkan sudah jauh sebelum pandemi covid-19 datang. Namun setelah pandemi yang berdampak terhadap anggaran akhirnya juga berdampak terhadap upaya kami merealisasikan perbaikan PDAM” ujar Bupati Dr. H. Askolani, SH, MH
Bupati Askolani juga mengingatkan bahwa kerjasama ini bukanlah kerjasama sederhana dalam waktu singkat, tentunya ada kebijakan politik dan beberapa hal lain yang harus benar-benar dipersiapkan agar tidak ada masalah di masa depan. Pergantian Kepala Daerah dan kebijakan baru dari pemimpin baru diharapkan tidak mengganggu kesepakatan yang telah dibuat yang dapat berdampak pada ketersediaan air bersih yang bisa diterima masyarakat.
“Kalau urusan teknis, kita yakin sudah banyak orang pintar dan ahli yang bisa mengatasinya, jadi kalo sudah sepakat segera teken MoU, biar masyarakat bisa segera mendapatkan air bersih” tegas Bupati yang juga didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Alfian, MM.
Sebelum pertemuan hari ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim,ST., MM., MBA., IPU ASEAN Eng telah terlebih dahulu menerima silahturahmi dari pihak PT. Mustika Jimbaran Indah yang diwakili VP Bussiness Development, Andrijanto, beberapa waktu lalu.
PT Mustika Jimbaran Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan infrastruktur air bersih, khususnya melalui kerja sama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Perusahaan ini telah menjalankan proyek penyediaan air bersih di beberapa daerah seperti Bekasi yang telah berjalan sejak tahun 2022 dan Kabupaten Pali yang telah pada tahap rekonstruksi pada tahun 2024 lalu.
Dijelaskan Sekda Erwin Ibrahim Kerja sama ini meliputi pembangunan jaringan air bersih dari hulu sampai hilir. “Di Banyuasin, kami sudah memiliki pelanggan dan untuk kebutuhan air bersih sudah sangat besar” paparnya.
















