SUMSEL  

Kadis DP3A Sumsel Sambut Baik Program Konsorsium MCC

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Fitriana, S.Sos., M.Si., beserta jajarannya menerima audiensi dari Konsorsium Konsultan Pelaksana Program Millenium Challenge Compact (MCC). Konsorsium ini terdiri dari CEI, AMC, dan GFA, yang dipimpin oleh Mr. Dr. Marcus Powell selaku team leader.

Dalam audiensi tersebut, Mr. Dr. Marcus Powell menjelaskan bahwa konsorsium saat ini sedang menjalankan tugas perancangan dan implementasi program Pengembangan Tenaga Kerja Perempuan dan Penempatan Kerja di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics) di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Selatan. Program ini merupakan bagian dari hibah yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat kepada Pemerintah Republik Indonesia, dengan tujuan memberdayakan perempuan muda di bidang STEM.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan muda di sektor STEM, yang saat ini masih didominasi oleh laki-laki. Kami berharap program ini dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi perempuan di Sumsel,” ujar Mr. Dr. Marcus Powell.

Audiensi ini membahas beberapa agenda penting, antara lain:

1. Penyelarasan Kebijakan: Menyelaraskan kebijakan antara program MCC dengan kebijakan pemerintah daerah dalam hal pemberdayaan perempuan dan pengembangan tenaga kerja.

2. Peluang Kemitraan: Membahas potensi kemitraan antara DP3A Sumsel dengan konsorsium dalam pelaksanaan program pengembangan tenaga kerja perempuan.

3. Data dan Wawasan Gender: Bertukar data dan wawasan terkait isu gender dan pendidikan, khususnya dalam konteks pengembangan tenaga kerja perempuan di bidang STEM.

Fitriana menyambut baik inisiatif program ini dan menyatakan komitmen DP3A Sumsel untuk mendukung pelaksanaannya. “Kami sangat mengapresiasi program ini karena sejalan dengan visi dan misi DP3A Sumsel dalam memberdayakan perempuan, khususnya di bidang STEM. Kami siap bekerja sama untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi perempuan muda di Sumsel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fitriana menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga internasional dalam upaya pemberdayaan perempuan. “Dengan sinergi yang baik, kami yakin program ini dapat membuka peluang baru bagi perempuan muda di Sumsel untuk berkontribusi dalam bidang STEM,” tambahnya.

Program MCC merupakan program hibah dari Pemerintah Amerika Serikat yang bertujuan untuk mendukung pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Program ini fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pengembangan tenaga kerja di bidang STEM.

Dengan adanya program ini, diharapkan perempuan muda di Sumsel dapat mengakses peluang kerja yang lebih luas di bidang STEM, sekaligus mendorong kesetaraan gender dalam dunia kerja. (ADV/AD)

Penulis: Adi PrayogoEditor: Herwanto