HALOPOS.ID|PALEMBANG – Semarak Piala Dunia 2026 terus menggema di Kota Palembang. TVRI Sumatera Selatan bersama PT Citra Surya Indonesia (CSI) menggelar Nonton Bareng (Nobar) resmi Piala Dunia 2026 di halaman Kantor TVRI Sumsel, Jalan Pom IX Kampus Nomor 1 Palembang, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang digelar sejak malam hingga pagi hari itu berhasil menyedot ribuan masyarakat yang memadati area parkir TVRI Sumsel untuk menyaksikan dua pertandingan bergengsi babak 16 besar Piala Dunia 2026, yakni Portugal melawan Spanyol pada pukul 02.00 WIB dan Amerika Serikat menghadapi Belgia pada pukul 07.00 WIB.
Suasana nobar semakin meriah dengan penggunaan layar LED berukuran besar yang memberikan pengalaman menonton lebih nyaman bagi para pengunjung. Sebelum pertandingan dimulai, masyarakat telah disambut berbagai hiburan, games berhadiah, serta aktivitas interaktif sejak Open Gate dibuka pukul 23.00 WIB.
Tak hanya itu, sekitar 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan beragam kuliner dan minuman, sehingga masyarakat tidak hanya menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga turut mendukung produk-produk lokal.
PT Citra Surya Indonesia (CSI) merupakan holding agency yang ditunjuk TVRI untuk mengelola dan mengoordinasikan penyelenggaraan Nobar resmi Piala Dunia 2026 di berbagai daerah di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, CSI bertugas mengoordinasikan mitra penyelenggara, mendukung komersialisasi program, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak agar seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan hak siar.
Perwakilan PT Citra Surya Indonesia (CSI), Reyhan, mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 1.000 pengunjung hadir pada kegiatan tersebut. Namun antusiasme masyarakat jauh melampaui target yang telah ditetapkan.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Palembang. Target awal sekitar seribu penonton, namun yang hadir jauh lebih banyak. Ini menunjukkan masyarakat ingin menikmati Piala Dunia melalui nobar resmi yang nyaman, aman, dan menghadirkan suasana kebersamaan,” ujar Reyhan.
Sementara itu, Kepala TVRI Sumatera Selatan, Eflianty Analisa, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TVRI menghadirkan siaran Piala Dunia yang dapat dinikmati seluruh masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui pelibatan UMKM lokal.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama-sama, tetapi juga merasakan manfaat ekonominya. Karena itu kami melibatkan pelaku UMKM agar kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus dihadirkan TVRI Sumsel,” kata Eflianty Analisa.
Kemeriahan nobar juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan pagi bersama masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh kolaborasi positif antara media, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
“Saya mengapresiasi TVRI Sumsel bersama PT CSI yang telah menghadirkan nobar resmi ini. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena membawa manfaat ekonomi sekaligus mempererat kebersamaan warga,” ujar Ratu Dewa.
Antusiasme masyarakat juga datang dari luar Kota Palembang. Salah seorang penonton asal Martapura, Kabupaten OKU Timur, Jimi, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi merasakan atmosfer nobar resmi Piala Dunia di TVRI Sumsel.
“Saya sengaja datang dari Martapura karena suasananya berbeda. Layarnya besar, ramai, banyak hiburan dan makanannya juga lengkap. Rasanya seperti menonton langsung di stadion bersama ribuan orang. Sangat seru dan layak untuk datang,” ungkap Jimi.
Melalui kegiatan ini, TVRI Sumsel bersama PT Citra Surya Indonesia berharap Nobar resmi Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, penyelenggara optimistis kegiatan serupa akan terus menjadi bagian dari semarak Piala Dunia 2026 di Sumatera Selatan.
Laporan : Adi


















