HALOPOS.ID/JEMBER – Momentum Halalbihalal sekaligus peringatan HUT ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/4/2026), menjadi tonggak penting bagi dunia kesehatan di Kabupaten Jember.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa perawat kini memiliki peluang untuk menjabat sebagai Kepala Puskesmas.
Kebijakan ini menjadi langkah baru dalam membuka kesetaraan karier tenaga kesehatan (nakes), sekaligus menghapus dominasi profesi tertentu dalam jabatan strategis di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.
Gus Fawait menyampaikan apresiasi atas dedikasi para perawat yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk merangkul seluruh profesi nakes tanpa sekat.
“Semua elemen tenaga kesehatan harus bersatu, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, bidan, hingga perawat. Kolaborasi ini penting agar pelayanan kesehatan di Jember semakin meningkat,” ujarnya.
Sorotan utama dalam pernyataan tersebut adalah dibukanya peluang bagi perawat untuk menduduki posisi Kepala Puskesmas. Menurutnya, hal ini merupakan sejarah baru di Jember dan menjadi bagian dari semangat reformasi birokrasi di sektor kesehatan.
“Ini pertama kalinya perawat bisa menjadi Kepala Puskesmas di Jember. Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang berkompeten dan memiliki kinerja baik,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja perawat sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis kompetensi dan profesionalitas.
Selain itu, Pemkab Jember juga mengajak PPNI untuk terus bersinergi dalam mendukung berbagai program unggulan, seperti Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Program 1200 Nakes, serta layanan Homecare.
Ke depan, Gus Fawait juga menargetkan Jember berkembang sebagai destinasi wisata medis. Ia ingin kualitas layanan kesehatan di Jember mampu bersaing dan menjadi daya tarik baru selain sektor pariwisata.
“Jember tidak hanya dikenal karena alamnya, tetapi juga karena pelayanan kesehatannya yang berkualitas. Semua nakes harus solid untuk mewujudkan hal ini,” pungkasnya.




















