HALOPOS.ID|BENGKULU SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus memperkuat sinergi dengan unsur TNI Angkatan Udara. Hal ini ditunjukkan melalui audiensi yang dilakukan Bupati Bengkulu Selatan bersama Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Lanud Sri Mulyono Herlambang.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam audiensi ini, kedua pihak membahas sejumlah agenda penting, di antaranya peningkatan kerja sama di bidang keamanan wilayah, dukungan terhadap kegiatan pemerintahan, serta potensi kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Bupati Bengkulu Selatan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan TNI dalam menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah.
Ia juga berharap Lanud Sri Mulyono Herlambang dapat terus berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di Bengkulu Selatan.
Sementara itu, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam mendukung program pembangunan maupun membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Lanud Sri Mulyono Herlambang, guna mendorong pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati, H. Rifai Tajudin didampingi Sekretaris Daerah, Ir. Susmanto, M.M., melakukan audiensi bersama Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Zulkifli Arif Purba didampingi PJU di palembang, di konfirmasi kemarin 6/04)
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang dengan Bupati di ruang kerja bupati pada 27 Februari lalu terkait rencana hibah lahan Lapter 2.
Dalam audiensi tersebut, Bupati menyampaikan usulan hibah terhadap kawasan Lapter 2 yang saat ini telah dimanfaatkan untuk pembangunan berbagai fasilitas milik Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan. Selain itu, Bupati juga mengusulkan rencana hibah lahan di wilayah Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kota Manna, yang hingga kini masih termasuk dalam kawasan Lapter 2.
Melalui pertemuan ini, pemerintah daerah berharap adanya solusi terbaik agar pemanfaatan lahan yang telah digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah dapat memperoleh kepastian hukum serta mendukung percepatan pembangunan ke depan.(Abs)














