HALOPOS.ID|PALEMBANG — Ribuan masyarakat menghadiri peringatan 40 hari wafatnya tokoh masyarakat Sumatera Selatan, Kms. H.A. Halim Ali bin Kms. Ali yang dikenal luas atas kepedulian besar terhadap kegiatan sosial dan keagamaan.
Acara diawali dengan sholat Isya berjamaah, pembacaan Yasin, sholat Tarawih yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Somad (UAS), doa bersama untuk almarhum serta tausiyah dari sejumlah ulama.
Sejumlah tokoh penting juga tampak hadir, diantaranya Habib Rizieq Shihab, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel, Gubernur Jambi, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah makna mendalam dalam peringatan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad mengenang sosok H.A. Halim Ali sebagai pribadi yang baik dan dicintai banyak orang.
Menurutnya, banyaknya masyarakat dan tokoh yang hadir menjadi bukti kebaikan almarhum semasa hidup.
“Tanda seseorang itu orang baik adalah ketika banyak orang datang dan berkumpul untuk mendoakannya. Malam ini kita melihat bukti bahwa almarhum adalah orang baik,” ujar UAS.
Ia juga mengenang kedekatannya dengan almarhum. Setiap kali berkunjung ke rumah H.A. Halim Ali, dirinya selalu diperlakukan seperti anak sendiri.
“Setiap saya datang ke rumah ini, saya makan bersama Abah Haji. Bahkan beliau yang menyendokkan ikan belido ke piring saya. Saya merasa beliau memperlakukan saya seperti anaknya sendiri,” kenangnya.
UAS juga mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar dari nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan almarhum, termasuk tentang kerja keras dan cara mendidik anak.
“Belajar mendidik anak dari ilmu yang diajarkan haji Halim dengan berdagang nasi, modal Rp10 ribu dijual Rp6 ribu,” ucapnya.
Sementara itu, Habib Rizieq Shihab dalam ceramahnya menyampaikan bahwa amal jariah yang dilakukan Haji Halim Ali akan terus mengalir.
Ia menyebut almarhum sebagai sosok dermawan yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu umat.
“Beliau telah membangun 68 masjid, membantu ratusan bahkan ribuan masjid yang diperbaiki dan direnovasi, serta membantu panti asuhan dan pondok pesantren,” kata Habib Rizieq.
Menurutnya, semasa hidup almarhum dikenal sebagai pengusaha pribumi yang pekerja keras dan sukses, namun tetap dekat dengan para ulama serta aktif mendukung syiar Islam.
“Tidak banyak orang yang memiliki kedermawanan seperti beliau. Hidupnya didedikasikan untuk membantu fakir miskin dan mendukung dakwah Islam,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam sambutannya mewakili keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dan terus mendoakan almarhum sejak masa sakit hingga peringatan 40 hari wafatnya.
Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan almarhum dapat dilanjutkan oleh keluarga, khususnya anak-anaknya.
“Kita semua merasakan kebaikan dan kedermawanan almarhum. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan untuk melanjutkan perjuangannya,” kata Herman Deru.
Sementara itu, putra almarhum, Kms. H.M. Umar Halim, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan orang tuanya.
Ia berharap semua doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan bagi almarhum serta dibalas dengan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT.
“Terima kasih kepada semua tokoh agama, tokoh bangsa, dan masyarakat yang telah hadir dan mendoakan ayahanda kami. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

















