HALOPOS.ID|OGAN ILIR — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sumsel yang berlokasi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (29/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Herman Deru menyatakan optimismenya bahwa Sekolah Rakyat Ogan Ilir dapat mulai dimanfaatkan pada pertengahan tahun 2026 atau beroperasi penuh pada tahun ajaran 2026/2027. Ia menilai progres pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Sekolah Rakyat ini menjadi kebanggaan. Di Sumatera Selatan terdapat tiga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, yakni di Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir tepatnya Kecamatan Teluk Gelam, serta Kabupaten Empat Lawang. Seluruhnya masih dalam tahap pembangunan dan kita harapkan pertengahan tahun 2026 sudah dapat dimanfaatkan,” ujar Herman Deru.
Khusus Sekolah Rakyat Ogan Ilir, fasilitas pendidikan ini dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, anak putus sekolah, serta yatim piatu.
Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya telah dimulai sejak akhir tahun 2025 dan dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Target penyelesaian pembangunan direncanakan pada pertengahan tahun 2026 atau sekitar bulan Juli.
“Targetnya pertengahan tahun ini sudah dapat dimanfaatkan sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat kurang mampu,” kata Panca.
Sekolah Rakyat Ogan Ilir dibangun di atas lahan seluas sekitar 8,5 hektar milik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dengan dukungan pendanaan dari APBN sebesar kurang lebih Rp 250 miliar. Sasaran peserta didik ditetapkan sesuai kriteria Kementerian Sosial RI.
Terkait tenaga pendidik, Panca menyebutkan bahwa saat ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkab Ogan Ilir optimistis Sekolah Rakyat Ogan Ilir dapat beroperasi secara optimal pada tahun ajaran 2026/2027.















