Gus Fawait Sarasehan dengan Ketua RT hingga Kades, Masalah Desa Langsung Ditangani

Gus Fawait Sarasehan dengan Ketua RT hingga Kades
Gus Fawait Sarasehan dengan Ketua RT hingga Kades

HALOPOS.ID|JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar sarasehan bersama RT, RW, dan para kepala desa dalam rangkaian kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan) yang kali ini berlangsung di kawasan wisata Rembangan, Jumat malam (29/8/2025).

Gus Fawait itu menyampaikan berbagai program prioritas Pemkab Jember sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen memberikan pelayanan langsung dan cepat kepada warga.

Beberapa program unggulan yang dipaparkan Gus Fawait antara lain:

Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

Honorarium bagi guru ngaji, dengan penyaluran berdasarkan rekomendasi kepala desa.

Beasiswa kuliah untuk 20 pelajar Jember, berlaku hingga 4 tahun penuh.

Aktivasi Bandara Notohadinegoro dengan rute perdana ke Jakarta yang resmi soft launching pada 17 Agustus 2025.

Peningkatan infrastruktur pertanian, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, setelah kebutuhan pupuk terpenuhi.

Rekrutmen 1.000 tenaga kesehatan untuk memperkuat layanan posyandu, mengurangi angka stunting, serta menekan kematian ibu dan bayi.

“Sekarang tidak boleh ada lagi warga sakit yang tidak bisa berobat. Dengan UHC, cukup pakai KTP saja bisa berobat gratis,” tegas Gus Fawait.

Usai pemaparan program, Gus Fawait membuka sesi dialog dengan kepala desa dari Kecamatan Arjasa, Jelbuk, dan Kalisat.

Beberapa usulan yang mengemuka antara lain:

Kecamatan Arjasa: perbaikan jalan, penerangan jalan umum (PJU), pengelolaan ambulans desa, serta pengembangan wisata lokal seperti Situs Joplang.

Kecamatan Jelbuk: pembangunan talud penahan tanah (TPT), jalan lingkar, lapangan olahraga, ruang bermain ramah anak, hingga kebutuhan air bersih dan renovasi balai desa.

Kecamatan Kalisat: pembangunan Pustu, perbaikan alun-alun, tambahan PJU, renovasi pendopo desa, pengembangan BUMDes, pembangunan gorong-gorong, hingga program rumah tidak layak huni (RTLH).

Semua aspirasi dicatat langsung oleh Bupati Jember untuk ditindaklanjuti bersama dinas terkait.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyampaikan program, tapi juga untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Fawait.

Sarasehan di Rembangan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Jember dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Melalui forum seperti ini, program pemerintah dapat disinkronkan dengan kebutuhan riil warga di lapangan, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah, kepala desa, hingga perangkat RT/RW.

Penulis: SupriadiEditor: Herwanto