HALOPOS.ID|PALEMBANG – Komitmen pelayanan humanis ditunjukkan Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang dengan menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), 12-17 Oktober 2026.
Kegiatan selama enam hari ini dibuka langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pemenuhan hak kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Tak sendiri, Rutan Kelas I Palembang bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang dan delapan puskesmas sekaligus, yakni Puskesmas Pakjo, 7 Ulu, Taman Bacaan, Pembina, Naga Swidak, Makrayu, Sukarami, dan Punti Kayu.
“CKG ini untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai dan warga binaan, sekaligus deteksi dini potensi gangguan kesehatan agar bisa segera ditangani,” ujar pihak Rutan.
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara tertib, aman, dan sesuai prosedur dengan melibatkan tenaga kesehatan profesional. Ini juga menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi warga binaan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menegaskan hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kesehatan adalah hak dasar. Melalui CKG berkelanjutan ini, kami ingin menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. Sehingga tugas dan fungsi pemasyarakatan bisa berjalan optimal,” tegas Aris.
Ke depan, Rutan Kelas I Palembang memastikan akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkualitas dalam memenuhi hak-hak warga binaan.
Laporan : Dino
















