HALOPOS.ID|PALEMBANG – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Selatan menyalurkan 2.000 paket bingkisan kesehatan untuk masyarakat yang terdampak kabut asap. Pembagian dilakukan secara serentak di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan, Kamis (8/10/2026).
Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Puri Andamas di wakili Agung Bahari, S.T., M.Si mengatakan, paket yang dibagikan berisi masker, vitamin C, vitamin anak, dan air mineral.
“Kami BPD HIPMI Sumsel menyelenggarakan kegiatan membagikan 2.000 pack bingkisan kesehatan yang mana berisi masker, vitamin C, vitamin anak dan air mineral. Yang mana kami bagikan sebanyak 2.000 pack serentak di Provinsi Sumatera Selatan yaitu di tujuh kabupaten kota yang terdampak kabut asap,” ujar Agung kepada wartawan.
Agung menjelaskan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha muda terhadap kondisi udara yang memburuk di Sumsel, khususnya di Kota Palembang.
“Kawan-kawan HIPMI ini, kawan-kawan pengusaha dengan dampak asap yang ada saat ini tergerak hatinya. Kami juga ada bidang kesehatan, jadi kami membagikan masker ini supaya dapat mengurangi dampaknya,” katanya.
Untuk di Kota Palembang, pembagian difokuskan di kawasan Simpang Lima. Selain itu, BPC HIPMI di daerah juga bergerak serentak, di antaranya di Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten OKU Timur, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Banyuasin.
Pihaknya menegaskan, ini merupakan kegiatan pertama HIPMI Peduli yang khusus merespons bencana kabut asap. Namun sebelumnya, BPD HIPMI Sumsel rutin melakukan kegiatan sosial, seperti sunat massal 1.000 anak yatim di Kota Palembang dan beberapa kabupaten.
Terkait harapan dari kegiatan ini, BPD HIPMI Sumsel berharap kabut asap segera hilang dan hujan segera turun sehingga kualitas udara di Palembang tidak lagi berada di level berbahaya.
“Kami BPD HIPMI Sumsel insyaallah mendukung penuh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, semoga dampak asap yang terjadi saat ini segera hilang,” ujar Agung.
Ke depan, HIPMI Sumsel juga berencana melanjutkan kegiatan sosial berupa pembagian sembako bekerja sama dengan Pemprov Sumsel. Sasarannya adalah masyarakat yang paling terdampak asap, terutama pekerja jalanan seperti ojek online (ojol) dengan sistem door to door.
HIPMI Sumsel juga mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menegakkan aturan secara tegas agar kejadian kabut asap tidak terulang di tahun-tahun mendatang.
Laporan : Rini
















