Kualitas Udara Palembang Tidak Sehat ISPU 159, DPRD Keluarkan 5 Himbauan Keras Buntut Kasus ISPA Tembus 115 Ribu

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Mgs Syaiful Fadli
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Mgs Syaiful Fadli

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Komisi IV DPRD Kota Palembang mengeluarkan himbauan keras kepada seluruh warga menyusul memburuknya kualitas udara akibat Karhutla.

Himbauan ini disampaikan usai rapat koordinasi Komisi IV bersama Dinas Kesehatan, RSUD Bari, dan Dinas Pendidikan di Ruang Rapat Komisi IV, Senin (7/9/2026).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Mgs Syaiful Fadli meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Kualitas udara Palembang telah masuk kategori TIDAK SEHAT dengan ISPU 159 dan kasus ISPA harian melonjak menjadi 655 kasus.

“Secara kumulatif, kasus ISPA Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai 115.020 kasus, tertinggi dalam 3 tahun terakhir,” katanya.

HIMBAUAN UNTUK WARGA PALEMBANG:

Komisi IV DPRD Kota Palembang bersama Dinkes dan RSUD Bari menghimbau:

1. WAJIB PAKAI MASKER: Seluruh warga yang beraktivitas di luar ruangan wajib menggunakan masker.

2. LINDUNGI KELOMPOK RENTAN: Anak-anak, lansia, dan penderita ISPA diminta tidak beraktivitas di luar ruangan, terutama pagi hari saat kabut asap pekat.

3. BATASI AKTIVITAS LUAR: Masyarakat di Kecamatan Sukarami yang menjadi wilayah tertinggi (80 kasus) dan wilayah lainnya diminta mengurangi aktivitas luar.

4. JAGA KESEHATAN: Segera periksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gejala ISPA. Puskesmas Pembina saat ini menjadi yang tertinggi dengan 33 kasus.

5. UNTUK SEKOLAH: Dinas Pendidikan diminta menyiapkan skenario belajar daring dan memastikan pelajar terlindungi dari paparan kabut asap.

“Kesiapan layanan kesehatan untuk kelompok rentan harus jadi prioritas. Jangan tunggu korban bertambah,” tegas Syaiful.

Data terakhir menunjukkan kelompok usia 19-59 tahun paling banyak terpapar dengan 274 kasus.

“Warga diimbau untuk terus memantau kualitas udara dan mengikuti arahan resmi dari Dinas Kesehatan dan DLH Kota Palembang,” terangnya.

Laporan : NT