HALOPOS.ID|PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, geram melihat pola kerja petugas yang masih menunggu warga datang. Ia perintahkan: turun ke bawah, jemput bola!
Hal itu ditegaskan Herman Deru saat menerima jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Griya Agung, Rabu (2/9/2026).
“Jangan tunggu warga datang! Sasaran kita sering tidak paham administrasi, cenderung pasif. Petugas harus turun langsung menjemput bola agar program maksimal,” semprot Herman Deru.
Herman Deru mengingatkan, dirinya sejak jadi bupati sudah mencetak Rekor MURI sebagai kepala daerah dengan bedah rumah tak layak huni terbanyak tanpa APBD. Ia tak mau program mandek hanya karena petugas malas lapangan.
Target 13 Ribu Unit, Deru Ancam Terbitkan Instruksi
Tahun ini Sumsel dapat jatah 13.000 unit bedah rumah. Target itu wajib tuntas.
Sebagai bukti keseriusan, Pemprov Sumsel akan segera menerbitkan surat instruksi resmi kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sumsel. Tidak ada alasan memperlambat.
Audiensi tersebut dihadiri Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian PKP H. Agus Wahidin, Direktur Penyiapan Lahan Yunianto Rahadi Utomo, serta jajaran terkait membahas Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026.
Herman Deru menegaskan, regulasi baru yang memangkas tahapan dari 24 menjadi 10 langkah harus dimanfaatkan untuk mempermudah warga, bukan dipersulit.
“Kita sikapi regulasi terbaru ini dengan menjembatani masyarakat yang memang layak mendapat perhatian,” tegasnya.
Laporan : Adi
















