Kekeringan Landa Palembang, 94 KK di Sukamulya Krisis Air Bersih, YBM PLN Turun Tangan

Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) turun langsung menyalurkan bantuan air bersih
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) turun langsung menyalurkan bantuan air bersih

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Krisis air bersih akibat kekeringan mulai menghantam Kota Palembang. Sebanyak 94 kepala keluarga (KK) di RT 15 RW 04, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi itu memaksa Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) turun langsung menyalurkan bantuan air bersih, Senin (18/8/2026).

Bantuan didistribusikan langsung ke permukiman warga sejak pukul 10.00 WIB. Warga berebut memanfaatkan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengakui air bersih menjadi kebutuhan paling mendasar yang kini sulit diakses warga terdampak kekeringan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Ketika warga kesulitan mendapatkannya, bantuan sederhana pun bisa sangat berarti,” tegas Diksi, Rabu (27/8/2026).

Diksi mengklaim, penyaluran ini bukan sekadar bantuan, melainkan kewajiban sosial PLN untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya soal listrik.

Sementara itu, Ketua RT 15 RW 04 Sukamulya, Sugianto, membenarkan warganya sangat terbantu. Ia menyebut pasokan air bersih di wilayahnya menipis dalam beberapa pekan terakhir.

“Bantuan ini sangat berarti. Warga kami memang kesulitan air bersih untuk kebutuhan harian. Terima kasih kepada YBM PLN dan GENCAR yang sudah turun langsung,” kata Sugianto.

Ia berharap bantuan tidak berhenti sekali saja, mengingat kekeringan di Sumatera Selatan diprediksi masih akan berlangsung.

Laporan : Redaksi