Program MBG Disambut Antusias Siswa Jember, Orang Tua Rasakan Banyak Manfaat

Program MBG Disambut Antusias Siswa Jember, Orang Tua Rasakan Banyak Manfaat
Program MBG Disambut Antusias Siswa Jember, Orang Tua Rasakan Banyak Manfaat

HALOPOS.ID|JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di sejumlah sekolah di Kabupaten Jember mendapat sambutan hangat dari para siswa maupun orang tua. Antusiasme tersebut terlihat saat kendaraan pengantar makanan bergizi tiba di SDN Wringinagung 01, Kecamatan Jombang, Jumat (19/6/2026) pagi.

Kedatangan mobil MBG langsung menarik perhatian para siswa. Mereka bergegas mendekati jendela kelas untuk melihat menu makanan yang akan dibagikan. Suasana riang dan penuh semangat pun mewarnai lingkungan sekolah menjelang waktu makan bersama.

Salah satu siswa kelas 2, Felish, mengaku selalu menantikan pembagian makanan bergizi di sekolahnya. Menurutnya, menu yang disajikan memiliki cita rasa yang enak sehingga selalu habis disantap.

“Senang, makanannya enak dan selalu habis,” ujarnya sambil tersenyum malu.

Wali Kelas 2 SDN Wringinagung 01, Nurlia, menilai program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga memberikan pengaruh positif terhadap kehadiran peserta didik di sekolah.

“Anak-anak terlihat lebih rajin masuk sekolah sejak ada program MBG. Dulu masih ada yang sering izin atau tidak masuk, sekarang mereka lebih antusias datang ke sekolah,” jelasnya.

Ia juga merasa terbantu karena seluruh siswa dapat menikmati sarapan atau makanan bergizi secara bersama-sama di sekolah. Menurutnya, tidak semua anak memiliki kesempatan sarapan yang cukup di rumah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

“Dengan adanya MBG, semua anak bisa makan bersama. Ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang sebelumnya tidak sempat atau tidak bisa sarapan di rumah,” tambahnya.

Manfaat program ini juga dirasakan para orang tua. Iis, warga Desa Wringinagung yang anaknya bersekolah di TK Muslimat Nurul Chotib Al-Qodiri, mengaku bersyukur karena putranya turut menjadi penerima manfaat MBG.

Menurutnya, salah satu dampak positif yang paling terasa adalah berkurangnya kebiasaan anak membeli jajanan sembarangan saat jam istirahat. Sebelum program MBG berjalan, anaknya kerap membeli makanan ringan yang kurang sehat.

“Dulu anak saya sering membeli camilan kemasan saat istirahat. Saya khawatir kalau terlalu sering mengonsumsinya bisa berdampak pada kesehatan,” tuturnya.

Selain itu, kebiasaan membeli minuman dingin juga mulai berkurang karena siswa dianjurkan membawa air minum sendiri dari rumah.

Tak hanya dari sisi kesehatan, Iis menilai program MBG membantu mengurangi pengeluaran harian keluarga. Jika sebelumnya anak-anak membutuhkan uang saku untuk membeli makanan di sekolah, kini kebutuhan tersebut dapat ditekan sehingga uangnya bisa dialokasikan untuk keperluan lain.

“Biasanya anak sarapan di rumah lalu masih meminta uang saku. Sekarang pengeluaran itu bisa dihemat dan digunakan untuk kebutuhan lainnya,” katanya.

Hal lain yang membuatnya bahagia adalah meningkatnya semangat anak saat bercerita tentang kegiatan sekolah. Hampir setiap hari, sang anak menceritakan pengalaman makan bersama teman-temannya serta menu yang diperoleh dari program MBG.

“Sepulang sekolah, anak saya selalu antusias menceritakan suasana makan bersama dan makanan yang didapat hari itu,” ungkapnya.

Program Makan Bergizi Gratis di Jember tidak hanya berkontribusi pada peningkatan asupan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi keluarga. Kehadirannya dinilai mampu menciptakan kebiasaan makan yang lebih sehat, meningkatkan semangat belajar, serta mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Laporan : Bagus