HALOPOS.ID|PALU — Seorang pelajar berusia 17 tahun, yang diketahui berinisial RS, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di rumahnya yang terletak di Jalan Uwegoda I Nomor 10, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Sabtu (30/5/2026) pagi.
Kejadian tragis tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban, Dwi Sukmawati, sekitar pukul 06.40 WITA. Saat korban dipanggil untuk sarapan pagi, RS tidak memberikan respons dari dalam kamar. Karena itu, ibu korban membuka pintu kamar dan menemukan RS sudah tergantung di rumah tersebut.
Saksi kemudian segera memberitahukan kondisi tersebut kepada suaminya, Suban Pahri. Setelah memastikan keadaan RS, Suban segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.
Menerima laporan, personel piket Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama fungsi Reserse Kriminal Polresta Palu langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan investigasi awal.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Ismail Boby, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa timnya segera melakukan langkah-langkah penyelidikan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
“Tim kami langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan guna mengetahui kronologi pasti atas peristiwa ini,” papar AKP Ismail Boby.
Tim Identifikasi dari Polresta Palu telah menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan awal sekitar pukul 08.15 WITA. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap sebab kematian korban secara menyeluruh.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa ini, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat yang berwenang. Semua temuan dan data di lapangan akan didalami secara serius dalam rangka memastikan penyebab kematian RS.
Saat ini, Satreskrim Polresta Palu masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk keluarga korban, dan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk melengkapi proses penyelidikan yang sedang berjalan. Polisi juga menegaskan akan memberikan informasi resmi kepada publik apabila penyelidikan telah mencapai titik terang.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar, serta mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dukungan bagi pelajar. Pihak berwenang berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan profesional dan transparan.
Laporan : Thomas Aquino

















