Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu
Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

HALOPOS.ID/JEMBER – Bupati Jember Gus Fawait, menanggapi kegaduhan di media sosial terkait masa depan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Ia menegaskan bahwa tidak akan ada pemberhentian PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu pada tahun 2027.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait pada Rabu (8/4/2026) untuk memberikan kepastian kepada para pegawai yang sempat khawatir terkait isu pemutusan hubungan kerja.

Menurutnya, Pemkab Jember tetap berkomitmen mempertahankan para PPPK sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan daerah.

“Tidak ada pemberhentian PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu pada 2027. Para pegawai bisa tetap bekerja dengan tenang selama menunjukkan kinerja yang baik,” ujar Gus Fawait.

Meski demikian, bupati pertama dari kalangan pesantren tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan kontrak PPPK tetap bergantung pada performa masing-masing pegawai. Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur.

Ia juga menekankan bahwa aturan disiplin tidak hanya berlaku bagi PPPK, tetapi juga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pegawai dengan kinerja yang tidak memenuhi standar.

Di tengah sejumlah daerah yang menghadapi kendala anggaran hingga tidak bisa mengangkat seluruh usulan PPPK, Pemkab Jember justru mengambil langkah berbeda. Gus Fawait menyebut Kabupaten Jember termasuk salah satu daerah dengan jumlah pengangkatan PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu yang cukup besar di Indonesia.

Terkait kemampuan anggaran, Gus Fawait memastikan kondisi keuangan daerah masih memadai. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dinilai cukup untuk membiayai keberlanjutan para tenaga PPPK.

“Insyaallah APBD kita mencukupi dan sesuai ketentuan. Program PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu tetap akan kami lanjutkan,” pungkasnya.