HALOPOS.ID/ ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan pidato dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan, yang digelar di Ruang Rapat Rambate Rata Raya Kantor DPRD Asahan, Senin (30/3/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane dan dihadiri unsur pimpinan DPRD, para asisten Sekretariat Daerah, staf ahli bupati, kepala OPD, para camat se-Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Asahan dalam pidatonya, memaparkan capaian indikator makro kabupaten asahan tahun 2024 sampai dengan tahun 2025 menunjuk kan tren positif.
Jumlah penduduk tahun 2024 sebanyak 813.720 jiwa dan pada tahun 2025 sebanyak 824.597 jiwa. hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk kabupaten asahan mengalami pertumbuhan sebesar 1,34 persen dengan kepadatan penduduk 220,90 jiwa/km2
Dari sisi ekonomi
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tahun 2024 sebesar rp.57,45 triliun dan pada tahun 2025 menjadi rp.63,14 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa PDRB ADHB tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 6,42 persen.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) tahun 2024 sebesar rp.31,34 triliun dan tahun 2025 menjadi sebesar rp.32,78 triliun. Angka ini juga menunjukkan bahwa PDRB ADHK tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,59 persen.
Lebih lanjut Wakil Bupati Asahan juga menjelaskan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Asahan tahun 2024 sebesar 74,17 persen dan tahun 2025 menjadi 75,13 persen. angka ipm ini mengalami pertumbuhan sebesar 1,29 persen dan saat ini ipm kita dalam kategori tinggi.
Dari segi tingkat pengangguran terbuka tingkat pengangguran terbuka kabupaten Asahan tahun 2024 sebesar 5,94 persen mengalami penurunan pada tahun 2025 menjadi 5,46 persen.
Sedangkan angka kemiskinan kabupaten asahan mengalami penurunan dari 8,12 persen pada tahun 2024 menjadi 7,18 persen pada tahun 2025.
Sementara dari sektor keuangan kabupaten Asahan tahun anggaran 2025, target pendapatan daerah kabupaten Asahan tahun anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp.1.974.305.318.821,97 (Satu triliun sembilan ratus tujuh puluh empat milyar tiga ratus lima juta tiga ratus delapan belas ribu delapan ratus dua puluh satu rupiah sembilan puluh tujuh sen) terealisasi rp.1.909.555.319.686,43 (Satu triliun sembilan ratus sembilan milyar lima ratus lima puluh lima juta tiga ratus sembilan belas ribu enam ratus delapan puluh enam rupiah empat puluh tiga sen) atau sebesar 96,72 persen. pendapatan dimaksud bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD).
Rianto menjelaskan belanja daerah kabupaten asahan tahun anggaran 2025 ditetapkan sebesar rp.2.043.565.707.338,30 (dua triliun empat puluh tiga milyar lima ratus enam puluh lima juta tujuh ratus tujuh ribu tiga ratus tiga puluh delapan rupiah tiga puluh sen).
terealisasi sebesar rp.1.925.542.833.865,71 (satu triliun sembilan ratus dua puluh lima milyar lima ratus empat puluh dua juta delapan ratus tiga puluh tiga ribu delapan ratus enam puluh lima rupiah tujuh puluh satu sen) atau sebesar 94,22 persen.
belanja daerah dimaksud terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
Dijelaskan lagi , pembiayaan daerah pembiayaan daerah kabupaten asahan tahun anggaran 2025 ditetapkan sebesar rp. 69.260.388.516,33 (enam puluh sembilan milyar dua ratus enam puluh juta tiga ratus delapan puluh delapan ribu lima ratus enam belas rupiah tiga puluh tiga sen). terealisasi sebesar rp.69.273.568.570,20 (enam puluh sembilan milyar dua ratus tujuh puluh tiga juta lima ratus enam puluh delapan ribu lima ratus tujuh puluh rupiah dua puluh sen) atau 100,02 persen.
Wakil Bupati Asahan juga menerangkan capaian indikator kinerja pembangunan sesuai dengan program prioritas yakni Asahan cerdas dan berkarakter,Asahan sehat, Asahan ekonomi bangkit pada tahun 2025,Asahan swasembada pangan dan petani makmur,Asahan infrastruktur kuat
Selain itu, berbagai program lainnya seperti Asahan Religius, Asahan Clean Governance, Asahan Modern, hingga Asahan Nyaman dan Seimbang juga menunjukkan capaian positif.




















