Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Padi Serentak Digelar di Lahan Cetak Sawah Rakyat Banyuasin 2025

HALOPOS.ID|BANYUASIN – Bupati Banyuasin, Askolani mendampingi Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru melakukan penanaman secara simbolis pada kegiatan Tanam Padi Serentak di Lahan Cetak Sawah Rakyat Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas areal tanam serta meningkatkan produksi padi guna memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, khususnya melalui pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat.

Dalam berbagai hal, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya pemanfaatan optimal terhadap lahan cetak sawah agar dapat memberikan hasil yang maksimal bagi para petani. Ia juga mengingatkan agar lahan yang telah dicetak tidak dibiarkan terbengkalai, melainkan dikelola dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Kabupaten Banyuasin yang berhasil menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan peningkatan produksi pangan tertinggi secara nasional. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian di Banyuasin sekaligus menjadi bukti kerja keras para petani serta dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Tanggal Tujuh Januari kemarin, Sumatera Selatan menduduki peringkat ketiga dalam kemacetan peningkatan produksi pangan. Dan itu semua karena kontribusi Banyuasin yang melejit menjadi peringkat satu peningkatan produksi pangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Askolani menyampaikan bahwa keberhasilan Banyuasin dalam sektor pertanian tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta para petani. Ia menegaskan, Kabupaten Banyuasin akan terus berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan produksi pangan melalui optimalisasi lahan pertanian, pengembangan cetak sawah baru, serta peningkatan sarana dan prasarana pertanian.

“Hari ini kami membuktikan bahwa lahan cetak sawah hasil program Kementan RI atas usulan Bapak Gubernur mulai kami tanami. Kami berkomitmen untuk tidak menyia-nyiakan dan akan memanfaatkan program yang telah direncanakan ini.,” ujar Bupati Askolani.

Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan luas tambah tanam dan optimalisasi lahan rawa. Dukungan pemerintah pusat meliputi penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penguatan sistem irigasi dan tata kelola udara, serta pendampingan teknis kepada para petani.

Pengembangan lahan cetak sawah juga diarahkan untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas hasil panen dengan tetap memperhatikan aspek keinginan lingkungan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program tersebut di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan produksi padi di Kabupaten Banyuasin semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pangan di Sumatera Selatan maupun nasional.

Penulis: LanaEditor: Herwanto