HALOPOS.ID|PALEMBANG – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Capacity Building Literasi Keuangan dan Komunikasi Publik bagi influencer kepemudaan yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis OJK dalam mendorong generasi muda berperan sebagai agen edukasi keuangan yang mampu menyampaikan informasi secara kreatif dan bertanggung jawab melalui media sosial serta berbagai platform digital.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Asnawati, yang menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat.
Menurutnya, di era digital saat ini, influencer kepemudaan memiliki jangkauan komunikasi yang luas sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan sektor jasa keuangan.
“Aspek literasi keuangan menjadi sangat penting agar masyarakat mampu memahami manfaat serta risiko dari berbagai produk dan layanan keuangan. Melalui kegiatan ini kami berharap lahir agen literasi keuangan dari kalangan anak muda yang mampu menyampaikan informasi secara kreatif, informatif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai komunitas kepemudaan di Sumatera Selatan, di antaranya Duta Industri Jasa Keuangan Sumatera Selatan Tahun 2024 dan 2025, Duta OJK PEDULI, serta komunitas Generasi Literasi Masyarakat Sumsel (Gen Limas).
Pada sesi edukasi, Asisten Manajer Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Fadhilah Ramadhini, menyampaikan materi terkait pentingnya literasi keuangan, kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan, serta pentingnya masyarakat menggunakan produk keuangan secara bijak.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai Personal Branding dan Public Speaking yang disampaikan oleh Coach Firza Rizky. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para influencer kepemudaan agar lebih efektif dalam menyampaikan pesan edukasi keuangan kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, OJK Sumatera Selatan berharap para peserta dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan edukasi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.
Ke depan, OJK juga akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas kepemudaan serta pemangku kepentingan lainnya guna mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, bijak, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk serta layanan sektor jasa keuangan.
















