HALOPOS.ID|MUARA ENIM –Bupati Muara Enim H. Edison menargetkan perbaikan jalan nasional di wilayah Muara Enim selesai H-10 sebelum Idul Fitri. Target tersebut ditegaskan usai dirinya berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan pada Senin (23/2), menyusul banyaknya keluhan masyarakat atas kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang di sejumlah titik.
Dalam koordinasi itu, Bupati meminta kepastian jadwal perbaikan agar segera dilaksanakan. Ia menekankan bahwa masyarakat yang melintas tidak mengetahui batas kewenangan pemerintah daerah, sehingga yang mereka harapkan hanyalah jalan yang aman dan nyaman untuk dilalui.
“Jalan nasional yang rusak akan segera diperbaiki yang ditarget rampung H-10 sebelum Hari Raya Idul Fitri, sehingga arus mudik dapat berjalan lancar dan masyarakat tidak lagi terganggu oleh kondisi jalan yang membahayakan,” katanya.
Menurutnya, sebagian besar jalan rusak di Muara Enim merupakan jalan nasional. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat menggunakan APBD untuk memperbaikinya. Meski terbatas kewenangan, dirinya telah berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel untuk memastikan penanganan segera dilakukan.
“Jalur nasional yang menghubungkan Muara Enim hingga perbatasan Baturaja, Ogan Komering Ulu, saat ini sedang dalam proses perbaikan. Begitu pula jalur Muara Enim menuju Simpang Belimbing yang tengah dikerjakan secara bertahap,” ujarnya.
Bupati berharap jalan nasional di Muara Enim segera mulus sehingga masyarakat merasa nyaman saat melintas, termasuk para pemudik yang akan melewati jalur tersebut menjelang Lebaran. Sebagai bentuk dukungan, ia menurunkan tim dari OPD terkait untuk membantu di lapangan agar pengerjaan perbaikan jalan berjalan tanpa kendala.
Dengan adanya komitmen dan koordinasi ini, pemerintah daerah berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan infrastruktur semakin meningkat. Perbaikan jalan nasional di Muara Enim diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung mobilitas, keselamatan, serta kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Editor : Herwanto
Reporter : Edward Pusra
















